Akurat
Pemprov Sumsel

Penyebab Kepala Pusing Setelah Tidur Siang dan Cara Menguranginya

Redaksi Akurat | 11 April 2026, 18:39 WIB
Penyebab Kepala Pusing Setelah Tidur Siang dan Cara Menguranginya
Penyebab Kepala Pusing Setelah Tidur Siang dan Cara Menguranginya

AKURAT.CO Tidur siang memang nikmat dan sering jadi solusi cepat untuk menghilangkan lelah.

Namun tak sedikit orang mengeluhkan pusing atau sakit kepala setelah bangun tidur siang, sensasi yang membuat badan tetap tidak nyaman meski sudah beristirahat.

Fenomena ini sebenarnya umum terjadi dan bukan berarti kamu sedang sakit berat.

Ada beberapa alasan mengapa tidur siang bisa bikin pusing kepala, mulai dari durasi tidur sampai mekanisme tubuh yang bereaksi saat bangun. 

Baca Juga: Catat! Ini 6 Manfaat Tidur Siang Saat Puasa Ramadan

Penyebab Utama Pusing Setelah Bangun Tidur Siang

1. Durasi Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur siang yang terlalu panjang justru bisa membuat tubuh “terlalu rileks” sehingga berubah menjadi kaget saat bangun. 

Tidur siang yang ideal umumnya 10–30 menit.

Kalau tidur lebih dari 1 jam, kamu bisa masuk ke fase tidur nyenyak, dan saat terbangun dari fase ini tubuh merasa pusing, bingung, atau berat kepala, kondisi yang dikenal sebagai sleep inertia.

2. Tekanan Darah Turun Secara Mendadak

Saat tidur, tubuh menurunkan detak jantung dan tekanan darah untuk menghemat energi.

Ketika kamu bangun mendadak, tekanan darah yang turun dapat kembali naik secara cepat dan tidak seimbang sementara. 

Akibatnya, aliran darah ke otak bisa sementara tidak optimal, yang menimbulkan sensasi pusing atau ringan kepala.

3. Posisi Tidur yang Kurang Nyaman

Tidur siang dalam posisi yang salah, misalnya kepala tidak mendapatkan dukungan bantal yang pas, bisa membuat leher kaku dan otot tegang. 

Ketegangan ini bisa memicu tekanan pada pembuluh darah dan saraf kepala, sehingga saat bangun terasa pusing atau nyeri di bagian belakang kepala atau leher.

4. Dehidrasi atau Kurang Cairan

Tidur siang tanpa cukup asupan cairan sebelumnya dapat membuat tubuh sedikit dehidrasi. Dehidrasi sering memicu sakit kepala ringan sampai sedang, khususnya saat bangun tidur siang.

5. Ritme Sirkadian yang Terganggu

Jam biologis tubuh atau sirkadian rhythm mengatur kapan kita seharusnya tidur dan bangun.

Tidur siang terlalu lama atau terlalu sore bisa mengganggu ritme ini sehingga tubuh mengirim sinyal “bingung” saat bangun, salah satunya berupa pusing kepala.

Baca Juga: Ini Penyebab Utama Kepala Pusing Saat Pakai Helm

Kapan Sakit Kepala Setelah Tidur Siang Perlu Diwaspadai?

Pusing atau sakit kepala ringan yang hilang setelah bangun dan minum air atau bergerak ringan biasanya tidak berbahaya. Namun jika kamu mengalami:

  • Sakit kepala hebat yang tidak hilang

  • Mati rasa atau kesemutan pada sebagian tubuh

  • Mual dan muntah yang tidak biasa

  • Keluhan yang makin parah setelah tidur siang sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mengurangi Pusing Setelah Tidur Siang

Agar tidur siangmu tetap menyegarkan tanpa bikin kepala pusing, coba lakukan beberapa tips berikut ini:

1. Batasi Durasi Tidur Siang

Tidur siang 10–30 menit biasanya cukup untuk mengurangi rasa lelah tanpa masuk fase tidur berat yang memicu pusing.

2. Atur Waktu Tidur Siang

Waktu ideal tidur siang adalah antara pukul 13.00–15.00. Tidur terlalu sore bisa mengganggu jam tidur malam dan memperparah kepala pusing.

3. Minum Air Sebelum dan Sesudah Tidur

Pastikan tubuh cukup cairan agar tekanan darah dan fungsi otak tetap stabil.

4. Bangun dengan Perlahan

Jangan langsung bangun dan duduk. Bangun perlahan, regangkan tubuh sejenak, lalu duduk sebelum berdiri, ini membantu tubuh menyesuaikan tekanan darah dan aliran darah ke otak.

5. Gunakan Bantal yang Nyaman

Posisi kepala yang sejajar dengan tulang belakang membantu otot leher lebih rileks sehingga mengurangi ketegangan yang memicu sakit kepala.

Tidur siang bisa membuat badan lebih segar, tapi jika durasinya terlalu lama, posisi tidur kurang tepat, atau ritme biologis terganggu, tubuh bisa bereaksi dengan pusing atau sakit kepala saat bangun. 

Dengan mengatur durasi tidur siang, menjaga posisi tidur yang tepat, serta bangun secara perlahan, kamu bisa meminimalkan risiko pusing setelah tidur siang.

Amalia Febriyani (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R