Penyebab Kaki Terasa Dingin Saat Malam Hari dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Banyak orang pernah mengalami kaki terasa dingin saat malam hari, terutama di ujung jempol hingga telapak kaki.
Hal ini bisa membuat tidur terganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Tapi apakah kondisi ini normal, atau justru pertanda masalah kesehatan yang lebih serius?
Baca Juga: Cegah Amputasi, Primaya Hospital Bekasi Timur Luncurkan Pusat Layanan Terpadu Kaki Diabetes
Kenapa Kaki Bisa Terasa Dingin Saat Malam?
Saat malam hari, tubuh kita secara alami menurunkan suhu untuk mempersiapkan tidur. Namun, penurunan aliran darah ke ekstremitas seperti kaki bisa membuat area ini terasa lebih dingin daripada bagian tubuh lainnya.
Ada beberapa faktor yang bisa memperkuat sensasi dingin ini, mulai dari hal sederhana sampai kondisi medis tertentu.
1. Sirkulasi Darah yang Melambat di Kaki
Salah satu penyebab paling umum kaki terasa dingin di malam hari adalah peredaran darah yang kurang optimal di bagian tubuh bawah.
Selama tidur, denyut jantung dan tekanan darah biasanya turun, sehingga aliran darah ke kaki pun ikut berkurang.
Ketika darah tidak cukup mengalir ke ujung kaki, suhu di area tersebut cenderung lebih dingin dibandingkan tubuh bagian atas.
2. Suhu Lingkungan Kamar Terlalu Rendah
Lingkungan kamar yang dingin juga bisa membuat kaki lebih cepat merasa kedinginan. Kaki cenderung memiliki sedikit lemak sebagai isolator panas dibandingkan bagian tubuh lain, sehingga lebih mudah terasa dingin saat suhu sekitar turun.
Menyetel suhu kamar yang terlalu rendah atau tidak memakai selimut yang cukup hangat dapat memperparah sensasi ini.
3. Lapisan Lemak di Kaki yang Tipis
Beberapa orang secara alami memiliki lapisan lemak bawah kulit yang tipis di sekitar kaki mereka. Lemak ini berfungsi sebagai isolator panas, jadi ketika lapisan ini tipis, kemampuan kaki mempertahankan suhu tubuh juga ikut berkurang.
Ini sering terjadi pada orang yang sangat ramping atau mereka yang memiliki metabolisme cepat.
4. Stres dan Kecemasan
Stres emosional atau kecemasan dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan pembuluh darah di bagian tubuh tertentu menyempit (vasokonstriksi).
Kondisi ini bisa mengurangi aliran darah ke kaki, sehingga muncul sensasi dingin, meskipun suhu ruangan sebenarnya normal.
Situasi ini sering tidak disadari tetapi bisa berpengaruh terutama di malam hari saat tubuh mulai relaks.
5. Kekurangan Gizi atau Anemia
Kekurangan zat besi atau nutrisi tertentu juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur suhu dan sirkulasi darah.
Kondisi seperti anemia sering dikaitkan dengan kaki yang cepat kedinginan karena darah tidak membawa oksigen dan nutrisi secara efisien ke seluruh tubuh.
6. Hipotiroidisme (Fungsi Tiroid yang Rendah)
Tiroid adalah kelenjar yang membantu mengatur metabolisme tubuh. Saat fungsi tiroid menurun (hipotiroid), beberapa gejala yang muncul termasuk kaki terasa dingin, lemas, kulit kering, dan berat badan bertambah.
Kondisi ini perlu pemeriksaan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
7. Diabetes dan Kerusakan Saraf
Pada beberapa kasus, diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf perifer (peripheral neuropathy). Kondisi ini menyebabkan sensasi abnormal seperti kesemutan, mati rasa, dan rasa dingin di kaki, terutama pada malam hari.
Jika kamu memiliki diabetes atau riwayat keluarga, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Kapan Harus Khawatir dan Periksa ke Dokter?
Kaki terasa dingin biasanya bukan masalah serius jika hanya terjadi sesekali dan cepat hilang. Namun, kamu perlu waspada jika:
Sensasi dingin disertai nyeri, pembengkakan, atau perubahan warna kulit
Kaki sering kesemutan atau mati rasa di malam hari
Ada gejala lain seperti kelelahan ekstrem, penurunan berat badan, atau kulit pucat
Ada riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau gangguan pembuluh darah
Dalam kondisi seperti ini, pemeriksaan dokter sangat dianjurkan.
Baca Juga: Kenapa Kuku Tangan Tumbuh Lebih Cepat daripada Kuku Kaki? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Cara Mengatasi Kaki Dingin Saat Malam Hari
Agar kaki tidak terasa dingin saat tidur, kamu bisa mencoba beberapa langkah sederhana berikut:
Pakai Kaos Kaki Hangat
Menggunakan kaos kaki berbahan lembut dapat membantu menjaga panas di area kaki, terutama jika suhu kamar agak rendah.
Tingkatkan Sirkulasi Darah Sebelum Tidur
Lakukan gerakan ringan seperti senam kaki, jalan kaki singkat, atau peregangan selama beberapa menit sebelum tidur.
Atur Suhu Kamar yang Nyaman
Pertahankan suhu kamar di tingkat sedang agar tidak terlalu dingin, tapi tetap nyaman untuk tidur.
Gunakan Selimut Tambahan
Menutup kaki dengan selimut ekstra bisa membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Penuhi Kebutuhan Gizi
Pastikan asupan nutrisi cukup seperti zat besi, vitamin B12, dan mineral lainnya yang mendukung sistem peredaran darah.
Amalia Febriyani (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








