Akurat Logo

Overdosis Insulin: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

Redaksi Akurat | 4 Juni 2026, 10:29 WIB
Overdosis Insulin: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Insulin merupakan hormon yang membantu sel-sel tubuh untuk mengambil glukosa dari darah menjadi energi. Foto: Breakthrought1d.ca

AKURAT.CO Overdosis insulin merupakan suatu kondisi serius yang kurang mendapatkan perhatian meskipun bisa berakibat fatal.

Bagi mereka yang menggunakan insulin untuk pengelolaan diabetes mellitus, baik tipe 1 maupun tipe 2, mengambil dosis terlalu banyak akan menurunkan kadar gula darah secara drastis sehingga memicu hipoglikemia berat.

Lalu, bagaimana tanda-tanda, penyebab, penanganan dan pencegahan overdosis insulin? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Insulin merupakan hormon yang membantu sel-sel tubuh untuk mengambil glukosa dari darah menjadi energi.

Jika insulin diberikan dalam jumlah yang lebih besar dari kebutuhan tubuh, sel-sel akan menyerap glukosa terlalu banyak dan hati akan melepaskan glukosa lebih sedikit, sehingga kadar gula darah menjadi rendah.

Penyebab Overdosis Insulin

  1. Penghitungan dosis yang keliru atau salah paham dengan jenis insulin yang digunakan.

  2. Lupa bahwa sudah menyuntik sebelumnya dan kemudian menyuntik ulang.

  3. Melewatkan makan setelah injeksi atau keterlambatan makan, atau melakukan aktivitas fisik berat tanpa menyesuaikan dosis insulin.

  4. Menggunakan insulin yang salah jenis atau salah waktu injeksi yang bisa membuat dosis menjadi jauh lebih tinggi.

Dalam kasus yang jarang, overdosis bisa disengaja.

Tanda dan Gejala Overdosis Insulin

Gejala Ringan

  • Berkeringat dingin, kulit lembap, menggigil.

  • Gugup, cemas, detak jantung cepat.

  • Pusing, lemah, gemetar, cepat lapar.

  • Penglihatan kabur atau ganda, kesemutan di bibir atau sekitar mulut.

Gejala Berat

  • Kebingungan, kejang, kehilangan kesadaran.

  • Dalam beberapa kasus bisa terjadi koma atau bahkan kematian jika tidak ditangani cepat.

Penanganan Overdosis Insulin

Gejala Ringan-Sedang

  1. Segera periksa kadar gula darah. Jika <70 mg/dL, konsumsi karbohidrat yang mudah diserap seperti jus buah, tablet glukosa, atau sedikit madu.

  2. Tunggu 15 menit, kemudian cek ulang kadar gula darah. Jika belum naik, ulangi prosedur.

  3. Setelah stabil, makan camilan atau makanan ringan yang mengandung karbohidrat kompleks agar gula darah tidak kembali turun.

Gejala Berat atau Kehilangan Kesadaran

  1. Segera panggil layanan medis atau bawa ke rumah sakit.

  2. Jika tersedia, injeksi Glukagon harus diberikan oleh orang yang menemani pasien.

  3. Jangan memberi makanan/minuman melalui mulut jika pasien tak sadar karena risiko tersedak.

Pencegahan dan Tips

  • Selalu mengikuti dosis yang diresepkan oleh dokter dan lakukan penyesuaian hanya setelah konsultasi, terutama saat ada perubahan berat badan, aktivitas fisik atau pola makan.

  • Mempelajari jenis insulin yang digunakan agar terhindar dari salah injeksi.

  • Menggunakan sistem verifikasi ganda untuk menghindari ganda injeksi.

  • Selalu membawa camilan atau tablet glukosa untuk berjaga-jaga jika gula darah tiba-tiba turun.

  • Jika Anda atau orang yang Anda rawat mengalami gejala yang sering muncul tanpa sebab jelas, segera konsultasi dengan tim medis.

Bagi orang dengan diabetes yang juga memiliki kondisi emosional seperti depresi, penting untuk mendapatkan dukungan kesehatan mental karena risiko overdosis disengaja lebih tinggi.

Overdosis insulin merupakan kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja yang menggunakan insulin.

Mengetahui penyebab, gejala, serta bagaimana menanganinya sangat penting agar dampak buruknya bisa diminimalkan.

Jika Anda menggunakan insulin, tetaplah waspada terhadap tanda-tanda hipoglikemia, siapkan rencana darurat, dan jangan ragu untuk menghubungi profesional kesehatan saat ada perubahan kondisi atau pola pengobatan.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
W
Editor
Wahyu SK