Cara Memilih Suplemen Herbal yang Aman untuk Diabetes

AKURAT.CO Penderita diabetes sering mencari cara alami untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, salah satunya dengan mengonsumsi suplemen herbal.
Namun, tidak semua produk herbal aman digunakan, apalagi bila dikonsumsi bersamaan dengan obat medis. Karena itu, penting untuk memahami cara memilih suplemen herbal yang tepat dan aman.
Langkah pertama adalah memastikan produk memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Suplemen yang sudah terdaftar berarti telah melalui uji keamanan dan kualitas bahan.
Hindari produk yang tidak memiliki label resmi atau mengklaim dapat “menyembuhkan diabetes secara total,” karena klaim semacam ini biasanya tidak berdasarkan bukti ilmiah.
Baca Juga: Waspada! Gula Darah Tinggi Tak Hanya Ancam Penderita Diabetes, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Kedua, perhatikan kandungan bahan aktifnya. Beberapa bahan herbal seperti kayu manis, pare, dan daun insulin memang diketahui dapat membantu menurunkan kadar gula darah, tetapi efeknya berbeda-beda pada setiap individu.
Selalu baca komposisi dengan teliti dan pastikan tidak mengandung zat tambahan berbahaya seperti steroid atau bahan kimia sintetis.
Ketiga, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen. Interaksi antara suplemen herbal dan obat diabetes bisa memicu efek samping seperti hipoglikemia atau penurunan gula darah drastis.
Dokter dapat membantu menyesuaikan dosis dan memantau efeknya pada tubuh.
Selain itu, pilih produk dari merek terpercaya dan pastikan memiliki informasi yang jelas tentang produsen, dosis anjuran, serta tanggal kedaluwarsa.
Hindari membeli produk dari sumber yang tidak jelas, seperti toko online tanpa ulasan atau situs tidak resmi.
Baca Juga: 46,9 Juta Orang Sudah Daftar Program CKG, Diabetes hingga Hipertensi Paling Banyak DitemuiDengan seleksi yang cermat dan pengawasan medis, suplemen herbal bisa menjadi pendukung pengelolaan diabetes secara aman dan efektif.
Ingat, pengobatan utama tetap harus berdasarkan anjuran medis dan gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang serta olahraga rutin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








