Akurat Logo

8 Dampak Begadang Nonton Bola terhadap Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai

Putri Chandra | 21 Juni 2026, 20:36 WIB
8 Dampak Begadang Nonton Bola terhadap Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai
Ilustasi, dampak begadang nonton bola pada kesehatan. (Magnific)

AKURAT.CO Sebelum begadang semalaman, penting untuk kamu mengetahui dampak begadang nonton bola terhadap kesehatan tubuh manusia.

Menonton pertandingan sepak bola hingga larut malam memang menyenangkan, terutama saat ada ajang besar seperti Piala Dunia 2026.

Namun, jika terlalu sering begadang, tubuh bisa mengalami berbagai dampak yang kurang baik. Kurangnya waktu tidur membuat tubuh tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk beristirahat dan memulihkan energi.

Berikut ini beberapa penjelasan lengkap dampak begadang nonton bola terhadap kesehatan yang perlu diperhatikan oleh penggemar sepak bola.

Baca Juga: Prediksi Skor Uruguay vs Cape Verde: La Celeste Diunggulkan, Tapi Tim Debutan Bisa Kembali Bikin Kejutan


Dampak Begadang Nonton Bola terhadap Kesehatan Tubuh

1. Tubuh Mudah Lelah dan Tidak Bertenaga

Saat tidur, tubuh melakukan proses pemulihan setelah seharian beraktivitas. Jika waktu tidur berkurang karena begadang, tubuh akan terasa lebih lemas, mengantuk, dan kurang bersemangat keesokan harinya.

2. Konsentrasi dan Fokus Menurun

Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan otak dalam berkonsentrasi. Akibatnya, seseorang bisa lebih sulit fokus saat bekerja, belajar, atau menjalankan aktivitas sehari-hari.

3. Mood Menjadi Lebih Buruk

Begadang sering membuat seseorang lebih mudah merasa kesal, emosional, atau sensitif. Hal ini terjadi karena otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup untuk mengatur emosi dengan baik.

4. Sistem Imun Melemah

Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Jika sering begadang, tubuh menjadi lebih rentan terkena flu, batuk, atau penyakit lainnya karena sistem kekebalan tubuh tidak bekerja secara optimal.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Morning Routine yang Banyak Dicoba Gen Z, Bikin Hari Lebih Produktif dan Positif!

5. Meningkatkan Risiko Berat Badan Naik

Kurang tidur dapat memicu rasa lapar berlebihan, terutama keinginan mengonsumsi makanan manis, berlemak, atau camilan tinggi kalori. Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

6. Mata Cepat Lelah

Menonton layar televisi atau gawai dalam waktu lama pada malam hari dapat membuat mata terasa kering, perih, dan lelah. Kondisi ini biasanya semakin terasa jika waktu tidur juga berkurang.

7. Mengganggu Kesehatan Jantung

Begadang yang dilakukan secara terus-menerus dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan darah dan memberi beban tambahan pada sistem kardiovaskular. Karena itu, pola tidur yang sehat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.