Kenapa Jerawat Tidak Kunjung Hilang? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering dialami oleh remaja maupun orang dewasa. Pada umumnya, jerawat dapat membaik setelah mendapatkan perawatan yang tepat.
Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan jerawat yang terus muncul atau tidak kunjung sembuh meskipun sudah menggunakan berbagai produk perawatankulit.
Kondisi ini sering membuat seseorang merasa frustrasi karena jerawat dapat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.
Bahkan, sebagian orang terus mengganti produk skincare dengan harapan mendapatkan hasil yang lebih cepat, padahal langkah tersebut belum tentu menjadi solusi yang tepat.
Jerawat yang sulit sembuh biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebabnya agar penanganan yang dilakukan lebih efektif dan sesuai dengan kondisi kulit.
Baca Juga: Mengapa Jerawat Sering Muncul di Dagu? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Mengapa Jerawat Bisa SulitSembuh?
Jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Saat penyumbatan tersebut memicu peradangan, muncullah jerawat dalam berbagai bentuk seperti komedo, papula, pustula, hingga jerawat batu.
Pada beberapa orang, proses penyembuhan jerawat dapat berlangsung lebih lama karena adanya faktor tertentu yang terus memicu munculnya peradangan baru. Akibatnya, jerawat lama belum sempat sembuh sepenuhnya tetapi jerawat baru sudah muncul kembali.
Kondisi inilah yang membuat wajah terlihat terus mengalami jerawat tanpa ada jeda pemulihan yang signifikan.
Penyebab Jerawat Tidak Kunjung Sembuh
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan jerawat sulit hilang. Berikut beberapa penyebab yang paling umum terjadi.
1. Perubahan dan Ketidakseimbangan Hormon
Perubahan hormon merupakan salah satu penyebab utama jerawat yang sulit sembuh. Kondisi ini sering terjadi pada masa pubertas, menstruasi, kehamilan, atau akibat gangguan hormonal tertentu.
Peningkatan hormon androgen dapat merangsang produksi minyak berlebih pada kulit. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya jerawat secara terus-menerus.
2. Menggunakan Skincare yang Tidak Sesuai
Tidak semua produk skincare cocok untuk setiap jenis kulit. Penggunaan produk yang terlalu berat atau mengandung bahan tertentu dapat menyebabkan iritasi dan memperparah jerawat.
Selain itu, terlalu sering mengganti produk skincare juga dapat membuat kulit sulit beradaptasi. Akibatnya, kondisi kulit menjadi lebih sensitif dan jerawat semakin sulit membaik.
3. Kebiasaan Memencet Jerawat
Banyak orang tidak sadar bahwa kebiasaan memencet jerawat justru memperpanjang proses penyembuhan. Tindakan ini dapat menyebabkan peradangan semakin parah dan meningkatkan risiko infeksi.
Selain membuat jerawat lebih sulit sembuh, kebiasaan tersebut juga dapat meninggalkan bekas jerawat dan noda hitam yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar.
4. Stres yang Berlebihan
Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh sehingga memicu produksi minyak berlebih pada kulit. Kondisi ini dapat memperburuk jerawat yang sudah ada sebelumnya.
Selain itu, stres juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memperlambat proses regenerasi kulit. Akibatnya, penyembuhan jerawat menjadi lebih lambat dibandingkan biasanya.
5. Pola Makan yang Kurang Sehat
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat memengaruhi kondisi jerawat pada sebagian orang. Konsumsi makanan tinggi gula, makanan olahan, dan minuman manis berpotensi memperburuk peradangan kulit.
Pola makan yang kurang seimbang juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, menjaga asupan nutrisi yang baik penting untuk mendukung kesehatan kulit.
6. Tidak Menjaga Kebersihan Wajah
Wajah yang jarang dibersihkan dapat menyebabkan penumpukan minyak, kotoran, dan sisa makeup. Kondisi ini membuatpori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya jerawat baru.
Namun, membersihkan wajah terlalu sering juga tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit menjadi lebih sensitif.
7. Penggunaan Produk Rambut yang Mengenai Wajah
Produk rambut seperti minyak rambut, pomade, atau hairspray dapat menyumbat pori-pori jika sering mengenai kulit wajah. Kondisi ini sering menjadi penyebab jerawat yang muncul di area dahi dan sekitar garis rambut.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan produk yang digunakan dan memastikan wajah tetap bersih setelah menggunakan produk rambut.
8. Faktor Genetik
Faktor keturunan juga dapat memengaruhi risiko seseorang mengalami jerawat yang membandel. Jika orang tua memiliki riwayat jerawat yang cukup berat, kemungkinan anak mengalami kondisi serupa bisa lebih tinggi.
Meskipun tidak dapat diubah, faktor genetik tetap dapat dikendalikan melalui perawatan kulit dan gaya hidup yang tepat.
Baca Juga: Solusi Mengatasi Jerawat dan Bruntusan di Dahi Akibat Memakai Helm
Tanda Jerawat Perlu Mendapatkan Penanganan Medis
Jerawat ringan umumnya dapat diatasi dengan perawatan mandiri. Namun, terdapat beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan oleh dokter kulit.
1. Jerawat Terus Muncul dalam Jumlah Banyak
Jika jerawat terus bermunculan meskipun sudah melakukan perawatan rutin, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
2. Jerawat Menimbulkan Nyeri dan Peradangan Berat
Jerawat yang besar, merah, dan terasa nyeri dapat menjadi tanda peradangan yang lebih serius. Kondisi ini memerlukan penanganan yang lebih tepat agar tidak meninggalkan bekas permanen.
3. Menyebabkan Bekas Jerawat yang Dalam
Bekas jerawat yang dalam atau bopeng lebih sulit diatasi dibandingkan jerawat itu sendiri. Penanganan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya jaringan parut.
Cara Membantu Mengatasi Jerawat yang Sulit Sembuh
Penanganan jerawat harus dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan kebutuhan kulit. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.
1. Gunakan Skincare Sesuai Jenis Kulit
Pilih produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit dan hindari penggunaan produk secara berlebihan. Fokus pada rutinitas yang sederhana dan konsisten.
2. Hindari Menyentuh atau Memencet Jerawat
Biarkan jerawat sembuh secara alami agar risiko infeksi dan peradangan dapat diminimalkan. Kebiasaan ini juga membantu mencegah terbentuknya bekas jerawat.
3. Kelola Stres dengan Baik
Aktivitas seperti olahraga, meditasi, atau tidur yang cukup dapat membantu mengurangi stres. Kondisi tubuh yang lebih rileks dapat mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
4. Terapkan Pola Hidup Sehat
Konsumsi makanan bergizi, minum air yang cukup, dan menjaga kualitas tidur dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh. Kebiasaan ini juga berperan dalammendukung proses penyembuhan kulit.
Jerawat yang tidak kunjung sembuh dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti perubahan hormon, penggunaan skincare yang tidak sesuai, stres, pola makan, kebiasaan memencet jerawat, hingga faktor genetik.
Jika penyebabnya tidak diatasi, jerawat dapat terus muncul dan mengganggu kesehatan kulit.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali faktor pemicunya dan menerapkan perawatan yang tepat.
Jika jerawat terus berlanjut atau semakin parah, konsultasi dengan dokter kulit dapat menjadi langkah terbaik untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Amalia Febriyani (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








