Akurat Logo

Bukan Cuma Kurang Tidur, Ini Alasan Medis Mengapa Kepala Sering Pusing di Siang Hari

Nurma Nafisa Faradilla | 27 Juni 2026, 11:00 WIB
Bukan Cuma Kurang Tidur, Ini Alasan Medis Mengapa Kepala Sering Pusing di Siang Hari
Sakit kepala. (Magnific)

AKURAT.CO Cuaca terik yang menyengat di sejumlah kota besar Indonesia pada Sabtu siang ini sering kali memicu keluhan kesehatan yang serupa: rasa pusing, lelah, hingga konsentrasi yang mendadak menurun. Banyak orang mengira hal ini terjadi karena kurang tidur atau sekadar efek kelelahan setelah sepekan bekerja.

Namun, pakar kesehatan mengingatkan bahwa gejala-gejala ringan tersebut bisa jadi merupakan tanda dari dehidrasi kronis tingkat rendah (chronic low-grade dehydration). Kondisi ini terjadi ketika tubuh kehilangan cairan dan mineral penting secara perlahan dalam jangka waktu lama tanpa kita sadari.

Baca Juga: Apple Ungkap Alasan Naikkan Harga Mac dan iPad, Ternyata Dipicu Krisis Chip Memori

Apa Itu Dehidrasi Kronis Tingkat Rendah?

Dikutip dari panduan klinis Mayo Clinic, berbeda dengan dehidrasi akut yang ditandai dengan rasa haus yang luar biasa atau bibir yang sangat kering, dehidrasi kronis kerap kali tidak disadari karena gejalasanya muncul secara perlahan dan konstan. Tubuh kamu mungkin kekurangan cairan dalam skala kecil, tetapi terjadi secara terus-menerus sepanjang hari.

Dikutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, berikut adalah beberapa gejala tersembunyi akibat dehidrasi tingkat rendah yang sering memuncak di siang hari:

  • Sakit kepala atau pusing ringan: Otot dan pembuluh darah di kepala menyusut akibat penurunan volume cairan tubuh.

  • Rasa lelah yang tiba-tiba: Volume darah menurun sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan oksigen ke otak.

  • Penurunan fungsi kognitif: Mengutip studi dalam Journal of the American College of Nutrition, kekurangan cairan bahkan hanya sebanyak 1 hingga 2 persen dari berat tubuh sudah cukup untuk mengganggu fokus, memori jangka pendek, dan koordinasi motorik seseorang.

Mengapa Air Putih Saja Kadang Belum Cukup?

Saat cuaca panas dan tubuh berkeringat, kita tidak hanya kehilangan air, tetapi juga elektrolit penting seperti natrium, kalium, dan magnesium. Meminum air putih dalam jumlah banyak tanpa mengganti mineral tersebut justru dapat mengencerkan kadar elektrolit di dalam darah.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas HUT ke-499 Jakarta, Cek Rute Alternatif dan Jalan yang Terdampak

Sesuai rekomendasi dari World Health Organization (WHO) terkait penanganan dehidrasi ringan, tubuh membutuhkan cairan dengan osmolaritas rendah yang mengandung keseimbangan garam dan glukosa agar air bisa diserap lebih cepat oleh usus.

Untuk mengembalikan kesegaran tubuh secara cepat tanpa harus mengonsumsi minuman kemasan yang tinggi gula, kamu bisa meracik minuman elektrolit alami sendiri di rumah.

Resep Elektrolit Alami Penumpas Pusing Siang Hari

Hanya dengan bahan-bahan dapur yang sederhana, kamu bisa membuat hidrasi instan yang kaya mineral:

Bahan-bahan:

  • Air kelapa muda (1 gelas)

  • Air perasan jeruk lemon atau nipis (1 sendok makan)

  • Madu murni (1 sendok teh)

  • Garam laut atau garam himalaya (sejumput kecil)

Cara Membuat

Campurkan semua bahan di atas ke dalam segelas air kelapa atau air matang, aduk hingga larut sepenuhnya. Kamu bisa menambahkan es batu agar terasa lebih segar saat dinikmati di tengah teriknya siang hari.

Baca Juga: Kalender Jawa 27 Juni 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon, Sabar tapi Sulit Mengalah

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak mengabaikan sinyal-sinyal kecil seperti pusing di siang hari demi mencegah dampak dehidrasi kronis yang lebih buruk bagi produktivitas harian.

Segera penuhi kebutuhan hidrasi tubuh kamu, salah satunya dengan meracik minuman elektrolit alami yang praktis dan menyegarkan ini di rumah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.