Sejarah Berdirinya Masjidil Aqsa Palestina, Situs Suci Yang Jadi Perebutan Israel-Palestina

AKURAT.CO - Masjidil Aqsa adalah salah satu situs suci dalam Islam dan memiliki sejarah yang kaya. Mesjid ini terletak di Kota Lama Yerusalem, Palestina. Sejarah berdirinya Masjidil Aqsa dapat dirunut kembali ke zaman Nabi Sulaiman (Solomon) dalam Alkitab dan Al-Quran.
Menurut tradisi Islam, Nabi Sulaiman membangun Masjid pertama di situs ini, yang kemudian dikenal sebagai Baitul Maqdis (Rumah Suci) dan menjadi tempat ibadah bagi orang-orang Yahudi. Selama sejarah, berbagai struktur dibangun, dihancurkan, dan dibangun kembali di situs ini.
Pada abad ke-7 M, selama masa penaklukan Islam oleh Khalifah Umar ibn Khattab, masjid ini diberkahi dan dihormati oleh umat Muslim. Masjidil Aqsa menjadi tujuan penting dalam perjalanan malam Nabi Muhammad ke langit, yang disebut sebagai "Isra and Mi'raj." Ini menjadikan Masjidil Aqsa sebagai salah satu tempat suci dalam Islam.
Baca Juga: Doa Untuk Rakyat Palestina, Agar Dibebaskan Dari Penindasan Israel
Sejarah Masjidil Aqsa juga mencakup periode penaklukan Saladin pada abad ke-12 M dan kendali selanjutnya oleh berbagai kekuatan selama berabad-abad, termasuk Kesultanan Utsmaniyah. Palestina dan Masjidil Aqsa menjadi fokus konflik antara berbagai kelompok agama dan politik sepanjang sejarah modern.
Pada abad ke-20, setelah berakhirnya Perang Dunia I, Kesultanan Utsmaniyah runtuh, dan wilayah Palestina jatuh di bawah Mandat Inggris. Ini mengawali era modern di mana konflik antara komunitas Yahudi dan Arab di Palestina semakin memanas, terutama sehubungan dengan hak kepemilikan dan akses ke Masjidil Aqsa.
Setelah pembagian Palestina oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1947, konflik memuncak, dan perang pecah antara Israel dan negara-negara Arab pada tahun 1948. Pasca-perang, Masjidil Aqsa berada di bawah kendali Yordania.
Baca Juga: Dibaca Setiap Salat, Berikut Doa Untuk Keselamatan Palestina
Pada tahun 1967, selama Perang Enam Hari antara Israel dan negara-negara tetangganya, Israel merebut Kota Tua Yerusalem, termasuk Masjidil Aqsa, dan mengendalikannya sejak saat itu. Hal ini telah menjadi sumber ketegangan yang terus berlanjut antara Israel dan Palestina, serta komunitas internasional.
Masjidil Aqsa terus menjadi titik fokus dalam konflik Israel-Palestina. Para pemeluk agama Islam di seluruh dunia menganggapnya sebagai salah satu tempat suci terpenting dalam Islam. Konflik terkait Masjidil Aqsa sering memicu ketegangan dan kekerasan di wilayah tersebut dan memainkan peran penting dalam perdebatan politik dan diplomatik di tingkat global.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










