Kapan 1 Sya'ban 1445 H? Ini Jawabannya Paling Tepat, Berikut Amalan yang Sangat Dianjurkan di Bulan Ini

AKURAT.CO Kapan 1 Sya'ban 1445 H? Ini jawabannya paling tepat, dan berikut amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ini
Terkait pertanyaan kapan 1 Sya'ban 1445 H harus merujuk kepada kalender hijriyah.
Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), 1 Sya'ban 1445 H jatuh pada hari Rabu tanggal 11 Februari 2024.
Adapun amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di bulan mulia ini adalah puasa bulan Sya'ban.
Adapun bacaan niat puasa bulan Syaban dengan latin dan arti sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Sya‘ban esok hari karena Allah SWT.”
Diriwayatkan oleh Ibn Majah, salah satu hadis yang membahas keistimewaan puasa bulan Sya’ban adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Keistimewaan Puasa Bulan Sya'ban, Segala Hajat Manusia Akan Dikabulkan oleh Allah
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ أَبِي سَبْرَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
Artinya: “Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Ali Al Khallal] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata, telah memberitakan kepada kami [Ibnu Abu Sabrah] dari [Ibrahim bin Muhammad] dari [Mu’awiyah bin Abdullah bin Ja’far] dari [Bapaknya] dari [Ali bin Abu Thalib] ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila malam nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban), maka shalatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit bumi pada saat itu ketika matahari terbenam, kemudian Dia berfirman: “Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya? Adakah orang yang meminta rizki maka Aku akan memberinya rizki? Adakah orang yang mendapat cobaan maka Aku akan menyembuhkannya? Adakah yang begini, dan adakah yang begini…hingga terbit fajar. “
Hadis di atas memberikan pesan agar umat Islam melangsungkan puasa di bulan Sya’ban manakala telah tiba tanggal 15 Sya’ban (nisfu Sya’ban). Dengan begitu segala hajat dan keinganan seorang hamba akan dikabulkan oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










