Lea Tikoalu Gabung dengan Sekte Sesat karena Dendam pada Sang Ibu, Ini Larangan Dendam kepada Seorang Ibu

AKURAT.CO Mantan dancer penyanyi Agnez Mo, Lea Tikoalu mengaku pernah bergabung dalam sekte sesat pemuja iblis. Hal itu disampaikan dalam podcast Denny Sumargo, pada 22 Juli 2024,
Adapun alasan Lea Tikoalu bergabung dengan sekte sesat pemuja iblis itu karena adanya dendam dengan ibunya.
Lea mengungkap jika "Maha Guru" meramal dirinya akan menjadi pengkhianat dan hal tersebut benar-benar terjadi.
Larangan Dendam kepada Ibu
Ibu merupakan sosok yang sangat penting dalam kehidupan setiap individu. Islam sangat menekankan pentingnya berbakti dan menghormati ibu.
Dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW menjelaskan betapa besarnya hak dan martabat seorang ibu. Salah satu hal yang dilarang keras dalam Islam adalah mendendam kepada ibu.
Baca Juga: Maha Guru Lea Tikoalu Disebut Bisa Meramal, Apa Hukum Meyakini Peramal dalam Islam?
Dalil dalam Hadis
1. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ أَبُوكَ.
Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya, 'Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Laki-laki itu bertanya lagi, 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Laki-laki itu bertanya lagi, 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Laki-laki itu bertanya lagi, 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab, 'Ayahmu.'"
2. Hadis Riwayat Ahmad:
عَنْ أَبِي أُمَامَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: مَا حَقُّ الْوَالِدَيْنِ عَلَى وَلَدِهِمَا؟ قَالَ: هُمَا جَنَّتُكَ وَنَارُكَ.
"Dari Abu Umamah r.a., ia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW dan bertanya, 'Apakah hak kedua orang tua terhadap anaknya?' Beliau menjawab, 'Mereka adalah surga dan nerakamu.''
Hadis-hadis di atas dengan jelas menunjukkan betapa pentingnya posisi seorang ibu dalam Islam. Nabi Muhammad SAW tiga kali menegaskan bahwa ibu adalah orang yang paling berhak diperlakukan dengan baik, baru kemudian ayah. Ini menunjukkan betapa besar penghargaan dan hormat yang harus diberikan kepada ibu.
Larangan Dendam kepada Ibu
Islam mengajarkan kasih sayang, penghormatan, dan bakti kepada orang tua, terutama ibu. Dendam kepada ibu sangat bertentangan dengan ajaran Islam.
Baca Juga: Gempa Padang, Ini Doa saat Mendengar Gempa di Tempat Lain
Berikut adalah beberapa alasan mengapa mendendam kepada ibu dilarang dalam Islam:
1. Melawan Ajaran Islam:
Islam mengajarkan untuk berbuat baik kepada ibu. Mendendam berarti melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya.
2. Menghilangkan Berkah:
Mendendam kepada ibu dapat menghilangkan berkah dalam hidup. Seperti yang disebutkan dalam hadis, ibu adalah surga dan neraka bagi anaknya. Berbakti kepada ibu membawa keberkahan dan kebaikan.
3. Merusak Hubungan Keluarga:
Dendam kepada ibu dapat merusak keharmonisan keluarga. Islam mengajarkan pentingnya menjaga hubungan keluarga dan saling mencintai.
Mendendam kepada ibu adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW menunjukkan betapa pentingnya menghormati dan berbakti kepada ibu.
Dengan berbakti kepada ibu, seorang anak akan mendapatkan berkah dan ridha Allah SWT. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk selalu berbuat baik dan menghormati ibu, serta menjauhi perasaan dendam terhadapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









