Akurat
Pemprov Sumsel

Armor Toreador Disebut Koleksi Film Porno dan Berujung Lakukan KDRT pada Istrinya, Apa Hukum Suami Koleksi Video Dewasa menurut Islam?

Fajar Rizky Ramadhan | 19 Agustus 2024, 11:00 WIB
Armor Toreador Disebut Koleksi Film Porno dan Berujung Lakukan KDRT pada Istrinya, Apa Hukum Suami Koleksi Video Dewasa menurut Islam?

AKURAT.CO Dalam kasus yang baru-baru ini mencuat, Armor Toreador disebut mengoleksi film-film porno dan akhirnya melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pandangan Islam mengenai tindakan mengoleksi atau menonton video dewasa.

Dalam Islam, tindakan mengoleksi atau menonton video dewasa dianggap sebagai perbuatan yang haram dan dilarang.

Hal ini didasarkan pada berbagai dalil dari Al-Qur'an dan Hadis yang mengatur perilaku manusia dalam menjaga kesucian diri dan menghindari perbuatan yang dapat merusak moral serta menjerumuskan pada perbuatan dosa.

Baca Juga: Istri Umar Kei yang Pertama Jadi Wali Nikah baginya saat Menikah dengan Istri Kedua, Apa Boleh dalam Islam?

Salah satu ayat Al-Qur'an yang relevan dalam konteks ini adalah:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." (Surah Al-Isra' 17:32)

Ayat ini secara jelas melarang segala perbuatan yang mendekatkan seseorang kepada zina, termasuk menonton atau mengoleksi konten pornografi yang dapat membangkitkan syahwat dan membawa pada perbuatan dosa yang lebih besar.

Selain itu, dalam sebuah Hadis, Rasulullah SAW bersabda:

لَا يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلَا تَنْظُرُ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ

"Seorang laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki lain, dan seorang wanita tidak boleh melihat aurat wanita lain." (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan pentingnya menjaga pandangan dan kehormatan diri, termasuk menjauhi segala bentuk tontonan yang menampilkan aurat orang lain, yang tentu termasuk dalam kategori video dewasa.

Mengoleksi dan menonton video dewasa tidak hanya berdampak buruk pada moral individu, tetapi juga dapat merusak hubungan dalam rumah tangga, seperti yang terlihat dalam kasus Armor Toreador.

Dampak negatif ini dapat berujung pada perbuatan yang lebih parah, seperti KDRT, yang tentunya bertentangan dengan ajaran Islam mengenai perlakuan terhadap istri.

Dalam Islam, seorang suami diwajibkan untuk memperlakukan istrinya dengan baik dan penuh kasih sayang. Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku. (HR. Tirmidzi).

Baca Juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2024, Lengkap dengan Kalender Hijriyah dan Nasional

Oleh karena itu, tindakan KDRT sangat dikecam dalam Islam, dan pelakunya dapat dikenakan hukuman yang sesuai dengan syariat.

Mengoleksi atau menonton video dewasa adalah perbuatan yang haram dalam Islam dan dapat membawa dampak negatif yang luas, baik pada individu maupun keluarga.

Islam mengajarkan untuk menjaga kesucian diri dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang mendekatkan pada zina. Kasus Armor Toreador mengingatkan kita akan pentingnya menjaga moral dan integritas pribadi dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.