Akurat
Pemprov Sumsel

Habib Rizieq Gugat Presiden Jokowi 5.246 T, Siapa Habib Rizieq Shihab dan Apa Saja Kontroversinya di Indonesia?

Fajar Rizky Ramadhan | 7 Oktober 2024, 11:15 WIB
Habib Rizieq Gugat Presiden Jokowi 5.246 T, Siapa Habib Rizieq Shihab dan Apa Saja Kontroversinya di Indonesia?

AKURAT.CO Habib Rizieq Shihab, mantan tokoh utama Front Pembela Islam (FPI), kembali menjadi sorotan setelah menggugat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan nilai fantastis Rp 5.246 triliun.

Gugatan ini berkaitan dengan dugaan bahwa Presiden Joko Widodo telah melakukan serangkaian kebohongan sejak 2012-2024.

Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menyelimuti Habib Rizieq sejak awal kemunculannya di dunia politik dan agama di Indonesia.

Profil Singkat Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq, atau Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1965 dari keluarga keturunan Hadhrami, Yaman. Ia dikenal sebagai ulama dan aktivis Islam yang memiliki pengaruh besar di Indonesia.

Pada 1998, ia mendirikan FPI, organisasi yang sering kali menegaskan dirinya sebagai pengawal moralitas Islam dan hukum syariah di Indonesia.

Namun, FPI kerap dianggap kontroversial karena aksi-aksi penertiban yang melibatkan kekerasan dan provokasi.

Sejak saat itu, Habib Rizieq menjadi figur yang vokal dalam mengkritik berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Ia memiliki massa yang besar dan setia, yang sering kali turun ke jalan dalam aksi-aksi unjuk rasa, menjadikannya salah satu tokoh penting dalam lanskap politik Indonesia.

Baca Juga: Viral Video Mesum Ibu dan Anak Kandung di Kuningan Jawa Barat, Begini Respons Al-Qur'an!

Kontroversi Habib Rizieq Shihab

1. Kasus Penodaan Agama dan Pemimpin Gerakan Aksi 212

Salah satu puncak karier politik Habib Rizieq adalah saat ia menjadi pemimpin dalam aksi besar-besaran yang dikenal dengan Aksi Bela Islam atau Aksi 212 pada tahun 2016.

Aksi ini dipicu oleh pernyataan Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang dianggap menistakan agama Islam. Aksi tersebut menjadi momen penting dalam pergerakan Islam politik di Indonesia, dengan Rizieq sebagai tokoh sentral.

2. Kasus Pornografi (2017)

Pada 2017, Habib Rizieq tersandung kasus hukum terkait dugaan penyebaran konten pornografi melalui aplikasi percakapan WhatsApp dengan seorang wanita bernama Firza Husein.

Meski kasus ini mendapat perhatian besar dari media, ia kemudian pergi ke Arab Saudi dengan alasan menunaikan ibadah umrah, sehingga penyelidikan terhambat.

Selama di Arab Saudi, Habib Rizieq sering kali mengkritik pemerintahan Jokowi dari kejauhan, hingga menimbulkan dugaan bahwa kepergiannya merupakan langkah untuk menghindari proses hukum. Setelah tiga tahun tinggal di sana, ia akhirnya kembali ke Indonesia pada November 2020.

3. Kasus Kerumunan Petamburan (2020)

Tak lama setelah kepulangannya, Habib Rizieq kembali tersandung masalah hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Acara pernikahan putrinya yang digelar di Petamburan, Jakarta, dihadiri ribuan orang tanpa memperhatikan aturan pembatasan sosial. Hal ini memicu proses hukum, yang kemudian berujung pada penahanannya.

4. Pembubaran FPI (2020)

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, secara resmi membubarkan FPI pada akhir 2020.

Keputusan ini diambil setelah FPI dianggap melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum dan sering kali menimbulkan kegaduhan sosial. Pembubaran FPI menandai perpecahan yang lebih tajam antara pendukung Rizieq dan pemerintah.

5. Gugatan Rp 5.246 Triliun terhadap Presiden Jokowi (2024)

Gugatan terbaru yang diajukan oleh Habib Rizieq ini mencakup tuntutan ganti rugi fantastis sebesar Rp 5.246 triliun.

Gugatan tersebut diajukannya atas dugaan bahwa Presiden Joko Widodo telah melakukan serangkaian kebohongan sejak 2012-2024.

Gugatan ini tentu memicu perdebatan publik, dengan banyak pihak mempertanyakan dasar hukum dan besar tuntutan tersebut.

Dampak Sosial dan Politik

Habib Rizieq Shihab selalu menjadi sosok yang kontroversial, dengan pengaruh besar terhadap massa Muslim konservatif di Indonesia.

Baca Juga: Gus Miftah Beri Klarifikasi Usai Videonya Menoyor Istri Viral di Sosial Media

Ia dipandang oleh sebagian masyarakat sebagai pembela Islam yang berani, sementara oleh pihak lain dianggap sebagai provokator yang kerap melanggar hukum.

Kontroversi yang melibatkan dirinya, terutama dalam kasus hukum dan aksi-aksi demonstrasi, telah membentuk polarisasi yang kuat di masyarakat Indonesia.

Sebagai figur politik dan agama, keberadaan Habib Rizieq menantang batas antara agama dan negara, terutama dalam konteks demokrasi Indonesia yang multikultural dan pluralis.

Habib Rizieq Shihab merupakan tokoh penting dalam politik Indonesia, dengan pengaruh yang besar di kalangan umat Islam konservatif. Kontroversi yang melibatkannya, mulai dari kasus hukum, hingga aksi-aksi politik, terus menjadi sorotan publik.

Gugatan fantastis Rp 5.246 triliun terhadap Presiden Jokowi hanyalah episode terbaru dalam sejarah panjang keterlibatannya di dunia hukum dan politik Indonesia.

Bagaimanapun, peran dan pengaruhnya tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika politik dan sosial di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.