Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Pria Ngamuk Minta Siswa SMA Sujud dan Menggonggong, Ini Pesan Nabi untuk Tidak Mudah Marah

Fajar Rizky Ramadhan | 13 November 2024, 10:00 WIB
Viral Pria Ngamuk Minta Siswa SMA Sujud dan Menggonggong, Ini Pesan Nabi untuk Tidak Mudah Marah

AKURAT.CO Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menghadapi situasi yang menguji kesabaran. Baru-baru ini, sebuah video viral menunjukkan seorang pria yang marah besar, meminta seorang siswa SMA untuk bersujud dan meminta maaf sambil menggonggong.

Insiden ini menimbulkan banyak reaksi di media sosial dan masyarakat, di mana banyak yang mengkritik perilaku pria tersebut sebagai reaksi yang berlebihan dan tidak proporsional.

Dalam Islam, Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk bersikap sabar dan menahan amarah. Amarah yang tak terkendali sering kali membawa dampak buruk, tidak hanya pada orang lain tetapi juga pada diri kita sendiri.

Nabi SAW menasihati umatnya untuk tidak mudah marah karena marah adalah sifat yang datang dari setan dan dapat menjerumuskan seseorang pada tindakan yang tidak sesuai dengan akhlak yang baik.

Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, di mana seseorang datang kepada Nabi SAW dan meminta nasihat.

Beliau hanya menjawab, "لَا تَغْضَبْ" yang artinya, “Jangan marah.” Orang itu mengulangi permintaannya beberapa kali, tetapi Nabi tetap memberikan jawaban yang sama, yaitu "لَا تَغْضَبْ" (“Jangan marah”) (HR. Bukhari).

Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya mengendalikan amarah dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Kata Kunci 'Video Viral Indo' Viral, Begini Tuntunan Islam dalam Mengkonsumsi Konten Video di Internet

Pesan ini bukan sekadar untuk menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga untuk melatih diri agar tidak mudah terbawa emosi. Menahan amarah merupakan cerminan dari kekuatan diri yang sejati.

Dalam hadis lain, Nabi SAW bersabda: "لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ" yang berarti, “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini mengajarkan bahwa kekuatan sejati tidak diukur dari kekuatan fisik, melainkan kemampuan mengendalikan emosi dan hawa nafsu.

Dalam Al-Quran, Allah SWT juga memberikan peringatan kepada orang-orang beriman agar bersikap lembut dan menghindari marah.

Di dalam Surah Ali 'Imran ayat 134, Allah SWT berfirman: "وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ" yang artinya, “(Yaitu) orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain.

Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” Ayat ini menegaskan bahwa menahan amarah dan memaafkan adalah sifat-sifat mulia yang sangat dicintai Allah.

Kisah viral tentang pria yang meminta siswa SMA untuk sujud dan meminta maaf dengan cara yang tidak pantas dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Baca Juga: Kapolsek Baito Dicopot Diduga Minta Uang Damai 2 Juta dalam Kasus Guru Supriyani, Ini Dosa Pungli dalam Islam

Setiap manusia pasti pernah merasa marah, tetapi penting untuk diingat bahwa menahan amarah adalah tanda kekuatan iman dan ketakwaan.

Rasulullah SAW telah memberi teladan untuk menghadapi segala sesuatu dengan kepala dingin dan kebijaksanaan, bukan dengan emosi yang tidak terkendali.

Dengan berusaha meneladani sifat sabar dan tidak mudah marah, kita tidak hanya menjaga keharmonisan dengan orang lain, tetapi juga mendapat kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.