Pesan Maaf Terakhir Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro sebelum Akhirnya Wafat dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umroh di Arab Saudi

AKURAT.CO Sebuah kecelakaan tragis menimpa bus yang mengangkut jemaah umrah asal Indonesia di Jeddah pada Kamis (20/3/2025).
Bus yang membawa rombongan tersebut dikabarkan sempat terbalik sebelum akhirnya terbakar, menyebabkan enam jemaah meninggal dunia dan 14 lainnya mengalami luka-luka.
Salah satu korban meninggal adalah Eny Soedarwati, anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PKB. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan sejawatnya di dunia politik.
Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengenang momen sebelum Eny berangkat umrah pada 16 Maret 2025.
"Saya awalnya mendapat kabar bahwa istri saudara sepupu saya, yang juga dokter di RSIM Sumberrejo, meninggal dunia. Setengah jam kemudian, saya mendapat informasi bahwa Bu Eny juga wafat," ujar Umar, dikutip dari media, pada Jumat (21/3/2025).
Baca Juga: Daftar 6 Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Bus Jemaah Umrah di Arab Saudi
Selain Eny Soedarwati, korban lainnya adalah dr. Dian Novita, Wakil Direktur Rumah Sakit Islam Muhammadiyah (RSIM) Sumberrejo, Bojonegoro. Keduanya merupakan figur yang dikenal aktif di bidangnya masing-masing.
Sebelum berangkat umrah, Eny sempat berpamitan kepada kolega dan keluarganya. Dalam rapat koordinasi terakhir Safari Ramadan dan Sosialisasi Hasil Muktamar 2024 di BMT Ngasem, ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menghadiri acara tersebut.
"Tidak ada yang menyangka jika permintaan maaf itu menjadi yang terakhir hingga ajal menjemputnya," ungkap Umar.
Sejak 2009, Eny dikenal sebagai kader PKB yang loyal. Ia juga menjabat sebagai anggota Komisi B DPRD Bojonegoro dan Ketua Perempuan Bangsa di internal partai.
Kiprahnya dalam dunia politik, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, diakui banyak pihak.
Saat ini, pihak terkait di Arab Saudi masih melakukan investigasi terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Pemerintah Indonesia juga telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan penanganan jenazah dan korban selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








