Akurat
Pemprov Sumsel

Korban Kecelakaan Bus Jemaah Umroh Dimakamkan di Indonesia atau di Arab Saudi?

Fajar Rizky Ramadhan | 22 Maret 2025, 09:09 WIB
Korban Kecelakaan Bus Jemaah Umroh Dimakamkan di Indonesia atau di Arab Saudi?

AKURAT.CO Korban kecelakaan bus jemaah umroh enam di antaranya berasal dari Indonesia atau Warga Negara Indonesia (WNI).

Enam jemaah umrah asal Indonesia yang meninggal dalam kecelakaan bus di Wadi Qudeid, jalur Madinah-Mekkah, ini dimakamkan di Arab Saudi.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan bahwa jenazah telah ditangani oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

"Kebiasaannya kan memang dimakamkan di sana (Saudi)," ujar Menag di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Menag menegaskan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan otoritas Saudi dan KJRI Jeddah terkait pemakaman serta penanganan korban luka.

Baca Juga: KJRI Jeddah Bantu Korban Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Asal Indonesia

Bus yang mengangkut rombongan jemaah umrah asal Indonesia mengalami kecelakaan di perjalanan dari Madinah menuju Mekkah.

Akibat insiden tersebut, enam orang meninggal dunia, sementara 13 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat.

"Yang pasti tadi ada itu 6 orang meninggal dan 13 orang luka. Ada yang selamat. Dan mayatnya sudah ada di rumah sakit dan sudah ada koordinasi dengan keluarganya," kata Nasaruddin.

Salah satu korban yang meninggal diketahui berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur. "Kemudian asal jemaahnya itu Bojonegoro, wafat 6 orang. Luka 13 orang dan 1 selamat jadi 20 rombongannya. 1 yang selamat tidak luka ya," tambahnya.

Baca Juga: Pesan Maaf Terakhir Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro sebelum Akhirnya Wafat dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umroh di Arab Saudi

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban selamat serta memastikan hak-hak mereka terpenuhi selama proses perawatan di Arab Saudi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.