PKB Desak KPK Jangan Main Abu-Abu, Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Dorongan itu disampaikan Anggota Pansus Haji DPR RI 2024 yang juga politisi PKB, Luluk Nur Hamidah.
“Kalau sudah jelas ya jangan dibuat abu-abu,” tegas Luluk kepada wartawan, Rabu (24/9/2025).
Menurutnya, ketegasan KPK sangat penting untuk mencegah munculnya spekulasi liar di tengah masyarakat. “KPK seharusnya dapat segera menetapkan tersangka untuk mencegah spekulasi yang dapat merugikan KPK sendiri,” lanjutnya.
Isu ini kembali mencuat setelah beredar foto pertemuan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan sejumlah pengusaha travel haji, termasuk bos Maktour Travel Fuad Hasan Mansyur dan CEO Alisan Hajj & Umrah Ali Mohammad Amin. Pertemuan itu disebut-sebut membahas pembagian 20 ribu kuota tambahan haji tahun 2024.
Baca Juga: Kasus Korupsi Kuota Haji Seret Dua Ormas Besar di Indonesia, Mahfud MD Beri Penjelasan!
Kuota tambahan tersebut seharusnya dibagi 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Namun, keputusan saat itu justru membagi rata 10 ribu untuk reguler dan 10 ribu untuk khusus.
Fuad membantah ada pembicaraan soal pembagian kuota dalam pertemuan itu. Ia menyebut pertemuan berlangsung pada 2024 ketika Yaqut sudah tidak lagi menjabat sebagai Menag. “Sudah tidak menjabat. Beliau datang untuk silaturahmi, dan itu patut dihormati,” ujar Fuad.
Meski demikian, publik masih menanti langkah tegas KPK untuk mengumumkan siapa saja pihak yang benar-benar terlibat dalam dugaan korupsi kuota haji ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








