Menuntut Nafkah Rp100 ke Mantan Suami, Pantaskah dalam Islam?

AKURAT.CO Kasus gugatan cerai Tasya Farasya terhadap Ahmad Assegaf ramai diperbincangkan, terutama karena tuntutan nafkah untuk anak-anaknya hanya sebesar Rp100.
Publik pun bertanya: pantaskah dalam Islam menuntut nafkah dengan jumlah yang sangat kecil, bahkan terkesan simbolis?
Dalam ajaran Islam, kewajiban memberi nafkah lahir adalah beban seorang suami kepada istri dan anak-anaknya. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 233:
﴿ وَعَلَى ٱلْمَوْلُودِ لَهُۥ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ﴾
“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang patut.” (QS. Al-Baqarah: 233)
Ayat ini menunjukkan bahwa nafkah tidak boleh sembarangan, tetapi harus bil ma’ruf (layak dan sesuai kebutuhan).
Baca Juga: Tasya Farasya Gugat Cerai Ahmad Assegaf Tuntut Nafkah 100 Rupiah, Ini Pandangan Islam
Dengan kata lain, nilai Rp100 jelas tidak mencerminkan kewajaran kebutuhan hidup anak, meskipun bisa dimaknai sebagai simbol tanggung jawab.
Al-Qur’an juga menegaskan dalam Surah At-Talaq ayat 7:
﴿ لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِ ۖ وَمَن قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنفِقْ مِمَّآ ءَاتَاهُ ٱللَّهُ ۚ ﴾
“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari apa yang Allah berikan kepadanya.” (QS. At-Talaq: 7)
Ayat ini menegaskan bahwa ukuran nafkah tidak ditentukan angka baku, melainkan kesesuaian dengan kemampuan suami dan kebutuhan anak.
Dengan demikian, menuntut nafkah Rp100 dalam Islam tidak bisa dipandang sebagai pemenuhan kewajiban nafkah yang sejati.
Baca Juga: Tasya Farasya dan Suami Kompak Hadir di Sidang Perdana Perceraian
Secara hukum sah-sah saja jika disepakati atau ditetapkan hakim, tetapi secara etika dan syariat, nilai tersebut tidak layak karena tidak memenuhi prinsip bil ma’ruf dan kemaslahatan.
Islam mendorong keadilan dan tanggung jawab, bukan simbolisme yang justru mengaburkan makna kewajiban suami terhadap keluarganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









