Akurat
Pemprov Sumsel

Syarat Sah Pernikahan dalam Islam yang Wajib Diketahui

Redaksi Akurat | 31 Maret 2026, 00:00 WIB
Syarat Sah Pernikahan dalam Islam yang Wajib Diketahui
Ilustrasi menikah.

AKURAT.CO Memahami syarat sah pernikahan dalam Islam merupakan hal penting bagi pasangan yang ingin menikah.

Dengan mengetahui ketentuan dalam syariat, pernikahan dapat berlangsung sah sekaligus bernilai ibadah.

Melalui pernikahan, dua individu resmi berstatus sebagai suami dan istri.

Di Indonesia, pernikahan umumnya dilakukan oleh pasangan yang telah siap secara mental, emosional, dan hukum untuk menjalani komitmen jangka panjang.

Prosesi biasanya dimulai dari lamaran, dilanjutkan akad nikah, hingga resepsi bersama keluarga dan kerabat.

Syarat Sah Pernikahan dalam Islam

Dalam Islam, pernikahan bukan sekadar ikatan antara dua insan, tetapi juga ibadah yang memiliki aturan jelas. Berikut syarat sah pernikahan yang perlu dipenuhi:

1. Beragama Islam

Kedua mempelai harus beragama Islam, karena pernikahan merupakan bagian dari ibadah yang diatur dalam syariat.

2. Bukan Mahram

Calon suami dan istri tidak boleh memiliki hubungan mahram, yaitu hubungan keluarga dekat yang dilarang untuk menikah.

Baca Juga: Cara Menulis Artikel yang Disukai Google dan Pembaca

3. Adanya Wali Nikah

Wali nikah umumnya berasal dari pihak keluarga perempuan, seperti ayah atau kerabat laki-laki terdekat yang memenuhi syarat.

4. Dihadiri Dua Saksi

Kehadiran dua orang saksi diperlukan untuk memastikan akad nikah berlangsung sah dan diketahui oleh pihak lain.

5. Tidak dalam Keadaan Ihram

Pernikahan tidak boleh dilangsungkan ketika salah satu atau kedua mempelai sedang dalam keadaan ihram saat menjalankan ibadah haji atau umrah.

6. Tanpa Unsur Paksaan

Pernikahan harus dilakukan atas dasar kerelaan kedua belah pihak, tanpa adanya paksaan.

Apakah Pernikahan Tanpa Wali Sah?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa pernikahan tanpa wali tidak sah. Wali memiliki peran penting sebagai pihak yang mewakili mempelai perempuan dalam akad nikah.

Pandangan ini dianut oleh sebagian besar mazhab seperti Syafi’i, Maliki, dan Hanbali.

Meskipun mazhab Hanafi memiliki pendapat yang lebih longgar dalam kondisi tertentu, praktik umum di banyak negara Muslim, termasuk Indonesia, tetap mensyaratkan keberadaan wali.

Mengapa Pernikahan Dianjurkan?

Dalam ajaran Islam, pernikahan tidak hanya dipandang sebagai hubungan sosial, tetapi juga sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Pernikahan memberikan banyak manfaat, antara lain:

Baca Juga: DPRD DKI Kawal 15 Kewenangan Khusus Jakarta, Soroti Ancaman Pangan Imbas Konflik Global

  • Menjalani hubungan yang halal

  • Menjaga diri dari perbuatan yang dilarang

  • Menyempurnakan sebagian agama

  • Membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah

Memahami syarat sah pernikahan dalam Islam membantu umat Muslim memastikan bahwa pernikahan yang dijalankan sesuai dengan syariat.

Dengan niat yang baik dan pemenuhan syarat yang benar, pernikahan diharapkan dapat menjadi fondasi keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan penuh keberkahan.

Laporan: Hilmah Asysyahidah/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.