KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji, Ini Hubungannya

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024, Senin (18/5/2026).
Muhadjir diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agama ad interim pada tahun 2022. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik membutuhkan keterangan Muhadjir untuk mendalami perkara kuota haji yang tengah diselidiki.
“Dalam lanjutan penyidikan perkara terkait kuota haji, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Saksi MHJ selaku Menteri Agama ad interim Tahun 2022,” kata Budi dalam keterangannya.
Baca Juga: Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Sebelumnya, Muhadjir sempat meminta penundaan pemeriksaan karena memiliki agenda lain yang telah terjadwal. KPK pun sempat menjadwalkan ulang pemeriksaan tersebut.
“Yang bersangkutan sudah konfirmasi dan mengajukan penundaan pemeriksaan. Penyidik akan menjadwalkan ulang untuk pemeriksaannya. Mengingat pada prinsipnya setiap keterangan dari para saksi tentunya dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara ini,” ujar Budi.
Namun, pada Senin petang sekitar pukul 17.54 WIB, Muhadjir tiba-tiba memenuhi panggilan penyidik KPK. Ia datang mengenakan kemeja batik cokelat dan peci hitam sambil membawa sejumlah dokumen.
Usai menjalani pemeriksaan selama sekitar satu jam 46 menit, Muhadjir mengaku diperiksa hanya terkait kapasitasnya sebagai Menteri Agama ad interim.
“Hanya anu saja, saya kan pernah jadi ad interim Menteri Agama tahun 2022,” kata Muhadjir kepada wartawan.
Saat ditanya mengenai keterkaitannya dengan mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, Muhadjir membantah ada pembahasan khusus mengenai hal tersebut.
Baca Juga: Skandal Korupsi Kuota Haji, Muhadjir Effendy Minta Penundaan Pemeriksaan KPK
“Ndak ada, ndak ada. Aman, aman, aman,” ujarnya.
Muhadjir juga membenarkan sempat mengajukan penundaan pemeriksaan. Namun, ia akhirnya memilih hadir memenuhi panggilan KPK setelah namanya ramai diberitakan publik.
Kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 hingga kini masih terus didalami oleh KPK. Penyidik diketahui memeriksa sejumlah pihak untuk mengusut proses pengelolaan dan pembagian kuota haji pada periode tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









