Akurat Logo

KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji, Ini Hubungannya

Lufaefi | 19 Mei 2026, 13:00 WIB
KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji, Ini Hubungannya
KPK Panggil Muhadjir Effendy dalam Kasus Korupsi Kuota Haji (Akurat.co Image)

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024, Senin (18/5/2026).

Muhadjir diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agama ad interim pada tahun 2022. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik membutuhkan keterangan Muhadjir untuk mendalami perkara kuota haji yang tengah diselidiki.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara terkait kuota haji, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Saksi MHJ selaku Menteri Agama ad interim Tahun 2022,” kata Budi dalam keterangannya.

Baca Juga: Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sebelumnya, Muhadjir sempat meminta penundaan pemeriksaan karena memiliki agenda lain yang telah terjadwal. KPK pun sempat menjadwalkan ulang pemeriksaan tersebut.

“Yang bersangkutan sudah konfirmasi dan mengajukan penundaan pemeriksaan. Penyidik akan menjadwalkan ulang untuk pemeriksaannya. Mengingat pada prinsipnya setiap keterangan dari para saksi tentunya dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara ini,” ujar Budi.

Namun, pada Senin petang sekitar pukul 17.54 WIB, Muhadjir tiba-tiba memenuhi panggilan penyidik KPK. Ia datang mengenakan kemeja batik cokelat dan peci hitam sambil membawa sejumlah dokumen.

Usai menjalani pemeriksaan selama sekitar satu jam 46 menit, Muhadjir mengaku diperiksa hanya terkait kapasitasnya sebagai Menteri Agama ad interim.

“Hanya anu saja, saya kan pernah jadi ad interim Menteri Agama tahun 2022,” kata Muhadjir kepada wartawan.

Saat ditanya mengenai keterkaitannya dengan mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, Muhadjir membantah ada pembahasan khusus mengenai hal tersebut.

Baca Juga: Skandal Korupsi Kuota Haji, Muhadjir Effendy Minta Penundaan Pemeriksaan KPK

“Ndak ada, ndak ada. Aman, aman, aman,” ujarnya.

Muhadjir juga membenarkan sempat mengajukan penundaan pemeriksaan. Namun, ia akhirnya memilih hadir memenuhi panggilan KPK setelah namanya ramai diberitakan publik.

Kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 hingga kini masih terus didalami oleh KPK. Penyidik diketahui memeriksa sejumlah pihak untuk mengusut proses pengelolaan dan pembagian kuota haji pada periode tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi