Akurat Logo

Jadwal Puasa Muharram 1448 H Menurut Pemerintah dan Ormas Islam

Lufaefi | 18 Juni 2026, 12:56 WIB
Jadwal Puasa Muharram 1448 H Menurut Pemerintah dan Ormas Islam
Jadwal Puasa Muharram 1448 H (Chatgpt)

AKURAT.CO Bulan Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk melaksanakan puasa sunnah Tasua dan Asyura yang memiliki keutamaan besar.

Namun, tahun ini terdapat perbedaan penetapan awal Muharram antara Pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU) yang berdampak pada perbedaan jadwal pelaksanaan puasa.

Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah karena pahala amal saleh dilipatgandakan.

Salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

Penetapan 1 Muharram 1448 H

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Penetapan ini sejalan dengan Kalender Hijriah Global Tunggal yang digunakan Muhammadiyah.

Sementara itu, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan awal Muharram pada Rabu, 17 Juni 2026 setelah hasil rukyatul hilal menunjukkan hilal tidak terlihat di seluruh wilayah Indonesia.

Perbedaan metode hisab dan rukyat yang digunakan masing-masing lembaga menyebabkan adanya selisih satu hari dalam penanggalan Muharram tahun ini.

Baca Juga: 7 Wanita Terjebak Kencan Online Berbasis Islam, Pelaku Divonis 291 Tahun Penjara

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Bagi masyarakat yang mengikuti penetapan Pemerintah dan Muhammadiyah, jadwal puasa sunnah Muharram adalah sebagai berikut:

  • Puasa Tasua (9 Muharram): Rabu, 24 Juni 2026

  • Puasa Asyura (10 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura Versi Nahdlatul Ulama

Sementara bagi warga Nahdlatul Ulama yang mengikuti hasil rukyat LF PBNU, jadwal puasa adalah:

  • Puasa Tasua (9 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026

  • Puasa Asyura (10 Muharram): Jumat, 26 Juni 2026

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

Hari Asyura juga memiliki nilai sejarah penting dalam Islam. Pada hari tersebut Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan kaumnya dari kejaran Fir'aun. Sebagai bentuk rasa syukur, Nabi Musa berpuasa pada hari itu, kemudian Rasulullah SAW juga melaksanakannya dan menganjurkan umat Islam untuk berpuasa.

Untuk membedakan amalan umat Islam dengan tradisi Yahudi saat itu, Rasulullah SAW menganjurkan agar puasa Asyura disertai dengan puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram.

Niat Puasa Asyura

Berikut bacaan niat puasa Asyura:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ العَاشُوْرَاءِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i sunnatil 'Āsyūrā'i lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

"Saya berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: 75 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H/2026 Penuh Doa dan Harapan

Menghormati Perbedaan

Perbedaan penetapan awal Muharram merupakan hal yang lazim terjadi dalam tradisi keilmuan Islam. Oleh karena itu, umat Islam dapat menjalankan puasa sesuai dengan ketetapan yang diikuti masing-masing tanpa perlu memperdebatkan perbedaan tersebut.

Yang terpenting adalah memanfaatkan bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian, semangat hijrah yang menjadi ruh Tahun Baru Islam dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah yang dilakukan pada bulan Muharram dan menjadikan tahun 1448 Hijriah sebagai tahun yang penuh keberkahan bagi seluruh umat Islam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi