Lima Provinsi Bersaing Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Lokasi Final Dibahas Pekan Depan

AKURAT.CO Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masih mematangkan penentuan lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Tim survei telah diterjunkan ke lima provinsi untuk menilai kelayakan lokasi sebelum keputusan final ditetapkan pada rapat pekan depan.
Lima provinsi yang masuk dalam proses seleksi tersebut ialah Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sumatra Barat. Masing-masing daerah mengusulkan sejumlah pondok pesantren yang dinilai memiliki kapasitas untuk menjadi lokasi penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi Nahdlatul Ulama itu.
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan hasil survei akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat harian PBNU sebelum lokasi muktamar ditetapkan.
Baca Juga: Lokasi Muktamar ke-35 NU Akan Diputuskan pada 7 Juli 2026
"Minggu depan, insyaallah, akan diadakan rapat untuk mendengarkan laporan-laporan tim survei, kalau memungkinkan nanti akan diputuskan tempatnya di mana," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Menurut Gus Ipul, terdapat sejumlah aspek yang menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi Muktamar ke-35 NU. Selain kemudahan akses menuju lokasi, PBNU juga memperhitungkan kesiapan pembiayaan, sarana dan prasarana, serta daya dukung lokasi untuk menampung ribuan peserta.
"Pertama tentu aksesnya ya, yang kedua pembiayaannya, yang ketiga juga penting itu sarana dan prasarananya. Tempat yang kita pilih itu sekaligus dinilai kelayakan daya dukungnya. Kemudian tentu ada beberapa hal lain yang memungkinkan bisa menampung peserta lebih dari 3.000, belum lagi ada peninjau, pengunjung, yang itu diperkirakan bisa lebih dari 5-10 ribu," ujarnya.
Di Jawa Timur, terdapat dua pondok pesantren yang akan disurvei, yakni Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri dan Pondok Pesantren Tambakberas di Jombang.
"Ya, di Jawa Timur ada beberapa titik yang mengajukan. Tinggal nanti kita lihat hasil tim survei. Itu salah satunya Lirboyo, kemudian ada juga Tambakberas di Jombang, yang semua insya Allah akan disurvei nanti. Jadi di Jawa Timur ada dua itu mungkin," tutur Gus Ipul.
Baca Juga: Gus Ubaid Minta Muktamar ke-35 NU Bebas Intervensi Pemerintah dan Konglomerasi
Sementara itu, di DKI Jakarta, PBNU juga akan melakukan survei terhadap tiga pondok pesantren yang diusulkan sebagai calon lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.
"Dan di DKI ini ada tiga yang akan dilihat di beberapa pondok pesantren," pungkasnya.
Sebelumnya, PBNU telah membentuk Tim Survei Lokasi Muktamar sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026. Hasil survei tersebut dijadwalkan menjadi dasar pengambilan keputusan mengenai lokasi final penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU yang akan digelar pada Agustus 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









