Akurat Logo
Bank Indonesia

Jelang Muktamar NU 2026, Lima Lokasi Ini Berebut Jadi Tuan Rumah

Lufaefi | 23 Juni 2026, 15:14 WIB
Jelang Muktamar NU 2026, Lima Lokasi Ini Berebut Jadi Tuan Rumah
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (NU Online)

AKURAT.CO Penentuan lokasi pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai mengerucut. Hingga pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, lima daerah resmi mengajukan diri sebagai calon tuan rumah forum tertinggi organisasi tersebut.

Kelima daerah tersebut adalah Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sumatra Barat. Masing-masing daerah menyatakan kesiapan untuk menjadi lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.

Sekretaris Steering Committee Munas-Konbes NU 2026, Mohammad Nuh, mengatakan PBNU akan membentuk tim khusus guna melakukan peninjauan langsung ke daerah-daerah yang mengajukan diri. Hasil peninjauan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan lokasi muktamar.

Baca Juga: Jelang Muktamar, Cak Imin Sentil Orang yang Main Politik di Tubuh Nahdlatul Ulama

Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi. Di antaranya kesiapan sarana dan prasarana, jaminan keamanan, kemampuan pembiayaan, serta aspek spiritual yang selama ini menjadi bagian dari tradisi pengambilan keputusan di lingkungan NU.

“Semua lokasi yang mengajukan diri akan dievaluasi secara menyeluruh. Keputusan akhir akan diambil setelah seluruh proses peninjauan selesai dilakukan,” ujarnya usai Sidang Pleno III Munas-Konbes NU 2026.

PBNU juga menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi salah satu faktor utama dalam penentuan lokasi. Selain menjamin kelancaran pelaksanaan acara, keamanan dinilai penting untuk memastikan seluruh rangkaian muktamar dapat berlangsung secara tertib dan kondusif.

Sementara itu, kesiapan infrastruktur menjadi pertimbangan lain mengingat Muktamar NU merupakan agenda organisasi berskala nasional yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah. Karena itu, daerah tuan rumah harus memiliki kapasitas memadai untuk mendukung kebutuhan akomodasi, transportasi, hingga fasilitas persidangan.

Muktamar Ke-35 NU akan mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa”, sama seperti tema yang diangkat dalam Munas dan Konbes NU 2026. Forum tersebut akan menjadi momentum penting bagi NU dalam memasuki abad kedua perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis ke depan.

Baca Juga: Penentuan Lokasi Muktamar NU Diwarnai Kericuhan, PBNU Tegaskan Belum Ada Keputusan Final

Selain membahas berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan, Muktamar Ke-35 NU juga akan menjadi forum pemilihan kepemimpinan baru yang akan menentukan arah organisasi untuk periode mendatang.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan muktamar, persaingan lima daerah calon tuan rumah diperkirakan akan semakin menghangat. Namun hingga saat ini PBNU belum menetapkan lokasi resmi penyelenggaraan dan masih menunggu hasil evaluasi tim yang akan dibentuk dalam waktu dekat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi