KPK-Polri Belum Mampu Usut Transaksi Mencurigakan yang Melibatkan Caleg

AKURAT.CO KPK dan Polri belum mampu mengusut temuan PPATK yang menyinggung adanya transaksi mencurigakan dengan nilai fantastis, melibatkan calon legislatif pada Pemilu 2024. Kedua lembaga mengaku masih butuh waktu untuk menyelidiki laporan dari PPATK.
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyebutkan, hingga kini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari PPATK. Kalaupun sudah masuk, butuh waktu lagi untuk melakukan penyelidikan karena harus melalui proses telaah.
"Kita telaah dulu apakah ada unsur tindak pidana korupsinya, predicate crime-nya," kata Alex, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga: Ditungggu, Kolaborasi PPATK-KPU-Bawaslu Setop Aliran Uang Haram Pemilu
Alex tak menampik, laporan PPATK umumnya mengindikasikan terjadinya tindak pidana pencucian uang, yang berasal dari kejahatan korupsi maupun kasus lainnya. Namun, dirinya mengingatkan, secara ketentuan, KPK hanya memiliki wewenang dalam kasus korupsi.
Secara terpisah, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan mengaku bakal koordinasi dengan PPATK terlebih dulu untuk menelisik aliran duit haram caleg. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana sebelumnya menyebut ada transaksi yang melibatkan 100 DCT mencapai Rp51,47 triliun.
Baca Juga: Soal Uang Haram, Bawaslu Rahasiakan Temuan PPATK
Serupa dengan Alex, Brigjen Whisnu juga mengaku belum menerima secara resmi LHA PPATK itu.
"Nanti saya koordinasi dengan PPATK," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








