Ramai Napi Bebas Main Judi di Lapas Rantauprapat, Pakar: Pecat Kepala dan Pegawai yang Terlibat

AKURAT.CO Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, berkomentar soal beredarnya video napi atau tahanan yang bebas bermain judi hingga mengkonsumsi sabu yang diduga terjadi di lapas kelas II A Rantauprapat.
Abdul Fickar menyarankan, agar sebaiknya kepala lapas hingga pegawai yang terlibat dalam pelanggaran tersebut untuk diberi hukuman tegas dan dipidanakan.
Baca Juga: Lapas II A Rantauprapat Gelar Razia, Hanya Ditemukan Korek Gas, Sendok dan Charger
"Pecat dan hukum pidana kepala dan pegawai LP yang terlibat," kata Abdul Fickar kepada Akurat.co, Kamis (14/3/2024).
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Rantauprapat, Herliadi mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar razia dalam menyambut bulan suci ramadhan.
Razia dilakukan untuk memastikan bahwa napi atau tahanan yang ada di dalam Lapas Kelas II A Rantauprapat dalam kondisi aman terutama dari barang-barang terlarang.
"Memang benar bang, untuk memastikan kondisi aman dari barang-barang terlarang selama bukan suci ramadhan," kata Herliadi kepada Akurat.co, Rabu (13/3/2024).
Dari razia yang digelar, Herliadi mengatakan bahwa petugas menemukan sejumlah barang-barang seperti korek gas, sendok makan hingga charger handphone.
"Hasil nya hanya ditemukan beberapa korek gas, sendok dan charger," ucapnya.
Terkait informasi dalam video yang beredar tersebut, Herliadi mengakui bahwa sempat ada informasi yang menyebut napi atau tahanan di lapasnya bebas bermain judi bahkan mengkonsumsi narkoba.
Namun setelah dilakukan pengecekan oleh anggota intelijen, Herliadi menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut ternyata tidak benar adanya.
"Hal itu pernah memang ada info, tapi setelah kami telusuri melalui anggota intelijen kami dalam rangka deteksi dini itu tidak benar adanya," kata Herliadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






