KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi di Jasindo, Salah Satunya Seret PT Pelni

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut dua kasus dugaan rasuah di PT Asuransi Jasindo. Salah satunya, menyeret perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero).
"Untuk Jasindo update-nya saat ini ada dua objek ya," kata Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Akurat.co, Sabtu (3/8/2024).
Baca Juga: KPK Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di PT Asuransi Jasindo
Jubir berlatar belakang penyidik itu mengungkapkan, kasus tersebut terkait pembayaran komisi asuransi perkapalan milik PT. Pelni oleh Jasindo periode 2015 sampai dengan 2020.
Namun, Tessa belum membeberkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. KPK juga belum mengungkap kerugian keuangan negara akibat korupsi tersebut karena masih dalam tahap perhitungan.
"Masih dalam proses penghitungan kerugian negara," katanya.
Sementara dugaan korupsi lainnya terkait pembayaran agen oleh PT Asuransi Jasindo periode 2017-2020. Tessa juga belum membeberkan pihak yang menjadi tersangka dan kerugian keuangan negara terkait kasus korupsi tersebut.
Sebelumnya, KPK sudah mengusut kasus dugaan korupsi serupa di Jasindo. Mantan Direktur Utama PT Jasindo Budi Tjahjono bersama dengan mantan Direktur Keuangan dan Investasi Solihah serta pemilik PT Ayodya Multi Sarana (AMS) Kiagus Emil Fahmy Cornain telah divonis bersalah dan dihukum penjara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








