Bawaslu: Penanganan Pidana Pilkada Jamin Hak Politik Masyarakat

AKURAT.CO Bawaslu memastikan bahwa orientasi penanganan tindak pidana pemilu memiliki tujuan mulia, yakni untuk mengawal seluruh hak-hak pemilih dalam pesta demokrasi.
"Bertujuan untuk memulihkan hak politik yang terganggu dari tindakan-tindakan yang tidak fair atau curang," kata Anggota Bawaslu, Puadi, kepada wartawan, Kamis (26/9/2024).
Ia menerangkan, dalam menjaga hak-hak politik masyarakat, Bawaslu memerlukan suatu prosedur tetap untuk menindak semua pelanggaran yang terjadi pada saat Pilkada Serentak 2024.
Baca Juga: DPR Kaji Wacana Penambahan Komisi, Puan: Disesuaikan dengan Kementerian
"Sehingga diperlukan penindakan," ujar Puadi.
Lebih lanjut, menurutnya, peran Sentra Gakkumdu yang meliputi dua instansi penegak hukum menjadi penting karena dapat membantu proses pelanggaran.
"Ini dikarenakan penanganan tindak pidana pemilihan berkarakter speed trial dengan batas waktu yang singkat. Sehingga perlu koordinasi antarunsur agar tidak menghambat proses," Puadi menjelaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







