Mary Jane Dipulangkan ke Filipina, Siap Rayakan Natal Bersama Keluarga

AKURAT.CO Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus penyelundupan narkoba, akhirnya dipulangkan ke Filipina setelah menjalani lebih dari satu dekade di Indonesia.
Dalam konferensi pers di Tangerang, Selasa (17/12/2024) malam, Mary Jane mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa kembali berkumpul dengan keluarga di negara asalnya.
“Saya sangat bahagia. Saya ingin merayakan Natal bersama anak-anak dan keluarga di Filipina. Mereka sudah lama menunggu saya,” ucap Mary Jane penuh haru.
Mary Jane menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra atas persetujuan pemulangannya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Presiden Filipina, Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr.
Baca Juga: Viral Perkelahian Dokter Koas Unsri, Ketua Dokter Indonesia Bersatu Soroti Campur Tangan Orang Tua
Pada Selasa malam, Mary Jane resmi diserahkan oleh Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, I Nyoman Gede Surya Mataram, kepada perwakilan Kedutaan Besar Filipina.
Proses serah terima tersebut berlangsung pukul 21.00 WIB.
Selanjutnya, Mary Jane diterbangkan ke Filipina menggunakan pesawat Cebu Pacific Airlines dengan nomor penerbangan 5J760 pada pukul 00.05 WIB, Rabu dini hari.
Pemulangan Mary Jane ke Filipina merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Filipina melalui penandatanganan practical agreement atau pengaturan praktis.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Menko Yusril Ihza Mahendra dan Wakil Menteri Kehakiman Filipina, Raul Vasquez, di Jakarta pada 6 Desember 2024. Pemerintah Filipina menyetujui semua syarat yang diajukan Indonesia terkait pemindahan Mary Jane.
Mary Jane Veloso ditangkap di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, pada April 2010 karena membawa 2,6 kilogram heroin.
Baca Juga: Baleg DPR Tunggu Langkah Pemerintah Soal Wacana Pilkada via DPRD
Pada Oktober 2010, Pengadilan Negeri Sleman menjatuhkan vonis hukuman mati atas kasus tersebut.
Sejak saat itu, namanya terus menjadi sorotan publik dan simbol perjuangan melawan penyelundupan narkoba.
Kini, setelah 14 tahun penuh ketidakpastian, Mary Jane akhirnya dapat kembali ke tanah airnya. Kepulangannya membawa harapan untuk memulai lembaran baru bersama keluarga yang telah lama menantinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








