KPK Periksa Direktur PT Prima Vista Terkait Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara Oleh ASDP

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode 2019-2022.
Dalam rangkaian penyidikan tersebut, KPK pada hari ini (Rabu, 20/8/2025), memeriksa seorang saksi bernama Mulyadi Widjojo (MW) selaku Direktur PT Prima Vista.
Baca Juga: KPK Telusuri Aliran Uang Korupsi ASDP untuk Beli Properti, Emas, Valas hingga Kripto
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama MW, sebagai Direktur PT Prima Vista," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
KPK mendalami peran masing-masing pihak dalam proses pengambilan keputusan serta mekanisme transaksi antara PT ASDP dan PT Jembatan Nusantara.
Baca Juga: Skandal Korupsi ASDP, KPK Periksa Dirut PT Mahkota Pratama
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus transparansi dalam pengelolaan aset serta investasi BUMN.
Dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat orang tersangka yaitu Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi; Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode Juni 2020-sekarang, Harry Muhammad Adhi Caksono; Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP, Muhammad Yusuf Hadi; serta pemilik PT Jembatan Nusantara Group, Adjie.
Baca Juga: Bantah Terlibat Korupsi ASDP, Pintu Ngaku Siap Bantu KPK Berikan Data-data
Tiga tersangka yakni Ira Puspadewi, Harry Muhammad Adhi dan Muhammad Yusuf Hadi, saat ini tengah menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Mereka didakwa merugikan uang negara hingga Rp1,25 triliun dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP.
Baca Juga: KPK Dalami Due Diligence Akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh ASDP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








