KPK Tahan Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Terkait Kasus Suap Izin Pertambangan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Timur, Dayang Donna Walfiaries Tania, terkait dugaan suap dalam proses pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) periode 2013–2018.
Diketahui, Dayang Donna merupakan putri dari almarhum Awang Faroek Ishak, Gubernur Kalimantan Timur periode 2008–2013 dan 2013–2018.
"Saudari DDW ditahan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 9 hingga 28 September 2025, di Cabang Rumah Tahanan Negara Klas IIA Jakarta Timur," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers, Rabu (10/9/2025).
Selain Dayang Donna, KPK juga menahan Komisaris PT Sepiak Jaya Kaltim, Rudy Ong Chandra. Sementara untuk Awang Faroek, penyidik tengah memproses penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena yang bersangkutan telah meninggal dunia.
Kasus ini bermula ketika Rudy Ong berupaya memperpanjang enam IUP eksplorasi miliknya, melalui perantara Iwan Chandra dan Sugeng pada Juni 2014. Dalam prosesnya di Dinas ESDM Kaltim, Dayang Donna meminta fee sebelum persetujuan gubernur diberikan.
Negosiasi berlangsung hingga disepakati 'harga penebusan' Rp3,5 miliar, naik dua kali lipat dari tawaran awal Rp1,5 miliar. Transaksi dilakukan di sebuah hotel di Samarinda, di mana Dayang Donna menerima Rp3 miliar dalam pecahan dolar Singapura melalui Iwan Chandra, serta Rp500 juta melalui Sugeng.
Setelah transaksi, dokumen berisi SK enam IUP diserahkan kepada Rudy Ong melalui Imas Julia, pengasuh anak Dayang Donna. Namun, permintaan tambahan fee yang diajukan kemudian tidak dipenuhi Rudy Ong.
Atas perbuatannya, Dayang Donna dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b, atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








