Jimly Asshidiqie: Reformasi Polri Pasti Ujungnya Revisi UU, Draf Siap Akhir Januari

AKURAT.CO Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshidiqie, terus membuka pintu selebar-lebarnya bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan masukan terkait perbaikan institusi kepolisian.
Beragam aspirasi tersebut dihimpun melalui rangkaian audiensi yang kini tengah berlangsung intensif.
Jimly menegaskan bahwa komisinya siap menerima seluruh keluhan, kritik, hingga harapan masyarakat mengenai situasi dan kinerja Polri.
Setiap masukan yang diterima, kata dia, kini sedang dipetakan oleh sekretariat guna menentukan arah kebijakan reformasi.
“Sekretariat akan melakukan pendataan. Kira-kira nanti, pada bulan kedua, kita akan memilih apa saja yang perlu diputuskan untuk kebijakan reformasinya seperti apa,” ujar Jimly di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Dari beragam masukan itu, Jimly memastikan bahwa Komisi Percepatan Reformasi Polri pada akhirnya akan mengusulkan revisi Undang-Undang Polri.
Baca Juga: KPK: Banyak Pihak Diduga Kecipratan Uang Korupsi Batu Bara Rita Widyasari
Ia memperkirakan draf perubahan undang-undang tersebut sudah dapat dirampungkan pada akhir Januari 2026.
“Ujungnya nanti pasti mengubah undang-undang. Rumusan undang-undangnya nanti bulan ketiga. Jadi kira-kira akhir Januari sudah bisa kita siapkan format dan arah kebijakannya,” katanya.
Jimly juga mengungkapkan tingginya antusiasme publik terhadap proses reformasi kepolisian. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 100 kelompok masyarakat telah mengajukan permohonan audiensi.
“Bulan pertama ini kita selesaikan dulu. Ada lebih dari 100 kelompok yang sudah bersurat,” ujarnya.
Antusiasme tersebut, menurut Jimly, menjadi bukti kuat bahwa publik memiliki perhatian besar terhadap upaya perbaikan Polri dan berharap reformasi berjalan nyata serta menyentuh akar persoalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









