Akurat Logo

Menko Polkam: Kejaksaan Harus Jadi Garda Terdepan Penegakan Hukum Berintegritas

Ayu Rachmaningtyas | 26 Mei 2026, 23:50 WIB
Menko Polkam: Kejaksaan Harus Jadi Garda Terdepan Penegakan Hukum Berintegritas
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan, Kejaksaan memiliki peran strategis sebagai tulang punggung penegakan hukum di Indonesia.

Karena itu, seluruh insan Adhyaksa diminta terus bekerja dengan dedikasi tinggi, menjaga integritas, dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Djamari saat menghadiri pemberian Anugerah Komisi Kejaksaan, Selasa (26/5/2026).

Ia mengapresiasi Komisi Kejaksaan RI (Komjak) atas inisiatifnya mendorong peningkatan kualitas institusi Kejaksaan melalui pemberian penghargaan kepada insan Adhyaksa berprestasi.

Menurutnya, penghargaan tersebut mampu menciptakan suasana persaingan yang sehat di lingkungan penegak hukum.

“Komisi Kejaksaan ini mampu menciptakan suasana persaingan yang baik. Saya sangat meyakini bahwa tidak akan ada kemajuan yang dicapai jika tidak ada persaingan,” kata Djamari dalam keterangannya.

Menurut dia, penghargaan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat atas tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Ia menilai budaya kompetisi yang sehat harus terus dibangun, bahkan hingga antarinstansi negara, demi meningkatkan profesionalisme aparatur penegak hukum.

“Suasana persaingan yang positif harus terus dilakukan, bahkan sampai ke tingkat antarinstansi negara. Bagi yang mendapat penghargaan jangan berpuas diri dan bagi yang belum mendapatkan harus berupaya lebih keras lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Pelajar Indonesia di Prancis Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Paris

Djamari juga mengingatkan agar capaian dan penghargaan dijadikan bahan evaluasi dalam pembinaan karier, termasuk dalam menentukan promosi maupun mempertahankan sumber daya manusia yang memiliki integritas dan kinerja baik.

“Saya mengajak seluruh insan kejaksaan untuk tidak pernah menyerah, tidak bosan, dan tidak mengeluh dalam menjalankan tugas. Laksanakan tugas sebaik-baiknya demi mewujudkan kebahagiaan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja anggota kejaksaan.

Menurutnya, sesuai amanat Peraturan Presiden tentang Komisi Kejaksaan, tugas Komjak tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada insan kejaksaan yang berprestasi.

“Kita betul-betul ingin objektivitas dalam penilaian sehingga tidak menimbulkan conflict of interest,” kata Pujiyono.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menko Polkam dan Jaksa Agung atas dukungan terhadap pelaksanaan tugas Komisi Kejaksaan.

“Terima kasih kepada Menko Polkam yang memfasilitasi selama ini, karena secara dukungan administrasi Komisi Kejaksaan ada di Kemenko Polkam,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan penghargaan tersebut bukan akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas kinerja Kejaksaan.

“Ini bukan akhir sebuah pencapaian, namun awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya ingin yang mendapat penghargaan menjadikan ini sebagai awal untuk kita lebih maju lagi,” katanya.

Pada acara tersebut, Burhanuddin juga menerima Lifetime Achievement Award sebagai Jaksa Agung berprestasi.

“Ini adalah award, anugerah, atau penghargaan yang ke-76 selama saya menjadi Jaksa Agung. Penghargaan ini bukan untuk saya, ini untuk seluruh jajaran Adhyaksa,” pungkasnya.

Baca Juga: Program Magang Nasional 2026 Dibuka, Targetkan 150 Ribu Peserta dan Upah Setara UMR

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.