KPK Tegaskan Fitroh Rohcahyanto Tak Punya Hubungan dengan Tersangka Kasus MBG Sony Sonjaya

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat untuk lebih cermat menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk informasi yang mengaitkan sejumlah pihak dengan perkara tersebut tanpa dasar yang jelas.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pihaknya mencermati setidaknya terdapat dua informasi berbeda yang beredar di media sosial mengenai kasus MBG.
Informasi pertama mengaitkan sejumlah pihak dengan perkara MBG, termasuk salah satu pimpinan KPK. Sementara informasi kedua memuat keterangan yang lebih rinci, karena menyebut sumber informasi serta dugaan peran para pihak yang disebut terkait perkara tersebut.
Dia menegaskan, dalam informasi kedua yang beredar tersebut tidak terdapat nama pimpinan maupun insan KPK di dalam daftar pihak yang disebut-sebut terlibat.
Karena itu, KPK mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar sebelum kebenarannya dapat dipastikan.
"Kami mengimbau agar masyarakat selalu mencermati dengan baik dan proporsional setiap informasi yang beredar di media sosial yang belum teruji kebenarannya," kata Budi dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Selain itu, dia juga menanggapi informasi yang mengaitkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, dengan salah satu tersangka dalam perkara MBG, yakni Sony Sonjaya. Dia menegaskan, Fitroh tidak memiliki hubungan maupun kedekatan dengan Sony Sonjaya.
"Pak Fitroh Rohcahyanto tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya," tegasnya.
Baca Juga: Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Korupsi MBG
Terkait informasi mengenai yayasan yang dikaitkan dengan Fitroh, Budi menjelaskan bahwa yayasan tersebut telah berdiri jauh sebelum Program MBG diluncurkan pemerintah.
Yayasan tersebut bergerak di bidang sosial dengan fokus pada kegiatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
"Yayasan tersebut sudah dibentuk jauh sebelum adanya program MBG dan fokus bergerak dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar," kata Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








