Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ingatkan Budi Karya Kooperatif

AKURAT.CO Mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kembali mangkir dari pemeriksaan kasus dugaan suap proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan wilayah Jawa Timur.
Pemeriksaan yang harusnya digelar hari ini, Rabu (25/2/2026) harus ditunda kembali, karena Budi telah memiliki kegiatan lain yang lebih dahulu terjadwal. Dengan demikian, Budi kembali mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan hingga pekan depan.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, belum memerinci kepastian jadwal baru pemeriksaan tersebut. Ia menyebut penyidik masih melakukan koordinasi lebih lanjut.
Baca Juga: Sempat Mangkir, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Budi Karya Terkait Kasus Suap Proyek DJKA
"Mengingat sebelumnya saksi meminta penjadwalan ulang," kata Budi kepada wartawan.
KPK menegaskan pentingnya kehadiran saksi dalam proses penyidikan. Lembaga antirasuah itu mengingatkan agar Budi Karya bersikap kooperatif memenuhi panggilan penyidik.
"Kami masih tunggu konfirmasinya, karena setiap keterangan dari saksi dibutuhkan dalam pengungkapan perkara," imbuhnya.
Baca Juga: KPK Kembangkan Kasus DJKA, Keterlibatan Eks Menhub Didalami
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Perhubungan RI periode 2019–2024, Budi Karya Sumadi, pada Rabu (25/2/2026).
Pemanggilan ini dilakukan setelah yang bersangkutan tidak memenuhi agenda pemeriksaan pada pekan sebelumnya.
Budi Karya akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan suap, terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, khususnya untuk wilayah Jawa Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








