KPK Periksa Tiga Saksi Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi pada Selasa (7/7/2026). Pemeriksaan dilakukan di Mapolrestabes Bandung.
Adapun para saksi yang dipanggil yakni Dadang Hamdani selaku Group Head Pengadaan Logistik, IT, dan Jasa Lainnya Bank BJB periode 2017-2022, Fitriya Dwi Rahayu selaku Manager Keuangan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres, serta Indah Mutiara Bitamala yang merupakan Staf Admin Account Payable PT Cipta Karya Sukses Bersama dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama.
"Pemeriksaan dilakukan di Polrestabes Bandung," kata Budi.
Baca Juga: KPK Dalami Skema Pembayaran Agensi ke Media dalam Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk melengkapi alat bukti dan mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengadaan jasa iklan di Bank BJB.
Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk mantan Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi.
Penyidik menduga terjadi pengondisian dalam penunjukan agensi periklanan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.
Sejauh ini KPK masih terus mendalami peran para pihak, termasuk pejabat Bank BJB maupun pihak swasta. Guna melengkapi konstruksi perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan.
Baca Juga: Digarap KPK Enam Jam, Ridwan Kamil Bungkam Soal Kesiapan Jadi Tersangka Kasus Bank BJB
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








