Akurat Logo

BEM FT UI Desak Kasus Korupsi Batu Bara Diusut Tuntas Tanpa Intervensi dan Pandang Bulu

Saeful Anwar | 10 Juli 2026, 02:00 WIB
BEM FT UI Desak Kasus Korupsi Batu Bara Diusut Tuntas Tanpa Intervensi dan Pandang Bulu
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (BEM FT UI).

AKURAT.CO Dugaan kasus korupsi pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) kini tengah menjadi sorotan publik.

Kasus yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp5 triliun ini disebut-sebut menjadi pemicu blackout (mati listrik massal) di wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga sebagian Jabodetabek.

Saat ini, kasus tersebut tengah diusut oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (BEM FT UI), Fikra Zeka Neilshona, angkat bicara. Ia menilai kasus ini telah mencederai posisi sumber daya alam sebagai pilar ketahanan energi nasional.

“Sebagai mahasiswa teknik, kami memandang sumber daya alam sebagai pilar utama ketahanan energi nasional yang harus dikelola dengan integritas tertinggi demi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar komoditas dagang,” ujar Fikra, Kamis (9/7/2026).

Fikra menyoroti bahwa dampak dari mati listrik massal ini paling dirasakan oleh masyarakat kecil yang tidak memiliki akses ke energi cadangan seperti generator (genset).

Menurutnya, kerugian Rp5 triliun tersebut tidak hanya berupa angka di atas kertas, melainkan berdampak langsung pada urat nadi perekonomian rakyat.

Baca Juga: Pengusutan Dugaan Korupsi Masih Berkembang, Polisi Isyaratkan Penggeledahan di Lokasi Lain

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.