Pukat UGM: Perlawanan Koruptor Nyata, Integritas Penegak Hukum Jadi Kunci Ungkap Kasus MBG

AKURAT.CO Fenomena corruptor fight back atau perlawanan balik dari pihak yang diduga terlibat korupsi merupakan tantangan nyata dalam penegakan hukum, terutama pada perkara besar yang melibatkan banyak kepentingan.
Pernyataan itu disampaikan Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainul, saat dimintai tanggapan mengenai dinamika penanganan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berkembang hingga menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka.
Menurut Zainul, upaya perlawanan terhadap proses hukum akan sulit berhasil apabila aparat penegak hukum memiliki integritas dan tidak terlibat dalam praktik korupsi.
"Corruptor fight back itu nyata. Maka agar tidak mudah diserang balik, aparat penegak hukumnya tidak boleh korup. Kalau aparat penegak hukumnya korup, dia mudah diserang balik," kata Zainul, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, melainkan dari terciptanya efek jera (deterrent effect) yang mampu menekan angka korupsi.
"Keberhasilan aparat penegak hukum itu ketika korupsinya sudah sedikit. Korupsi yang sedikit lahir dari deterrent effect yang tinggi, sedangkan deterrent effect yang tinggi lahir dari penegakan hukum yang konsisten," ujarnya.
Baca Juga: Program MBG Bergulir Lagi, Peternak Ayam dan Telur Semringah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







