Disamarkan dalam Keramik, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri ke Burkina Faso

AKURAT.CO Bea Cukai Tanjung Perak menggagalkan upaya penyelundupan ekspor sekitar 3,4 ton merkuri cair yang akan dikirim ke Burkina Faso.
Barang berbahaya tersebut disamarkan di dalam muatan keramik dengan nilai mencapai sekitar Rp17,5 miliar.
Pengungkapan kasus bermula saat Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Perak melakukan pemeriksaan terhadap dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) di area PT Terminal Petikemas Surabaya.
Dalam dokumen PEB Nomor 131146 tertanggal 20 Juli 2026, komoditas yang diberitahukan berupa 900 karton keramik.
Namun, hasil pemeriksaan fisik menemukan ratusan kemasan berisi cairan berwarna perak yang mencurigakan.
Petugas menemukan 251 botol dan 71 jeriken berisi cairan tersebut.
Hasil uji laboratorium Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Kelas I Surabaya memastikan seluruh barang tersebut merupakan merkuri dalam bentuk cair.
Atas temuan tersebut, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Perak menerbitkan Nota Hasil Intelijen (NHI) dan melakukan stop system terhadap pengiriman pada 22 Juli 2026.
Nilai barang yang diamankan diperkirakan mencapai Rp17,5 miliar.
Berdasarkan hasil penyelidikan, tujuan ekspor adalah Burkina Faso, negara yang dikenal sebagai salah satu produsen emas di Afrika, dengan komoditas emas menyumbang sekitar 75–85 persen total nilai ekspornya.
Bea Cukai menjelaskan, merkuri lazim digunakan dalam proses amalgamasi emas, yakni metode pemisahan emas dari bijih menggunakan raksa.
Baca Juga: Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 26 Kg Ekstasi, Pilot WN Malaysia Diamankan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





