Ini Alur Pendanaan Perusuh Pejompongan, Dibayar Rp40.000 per Orang

AKURAT.CO Polda Metro Jaya mengungkap alur pendanaan dan pergerakan massa dalam kerusuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, usai demonstrasi di Gedung DPR, pada Kamis (27/8/2026) lalu.
Polisi menyebut sejumlah perusuh mendapat bayaran Rp40 ribu per orang dari koordinator lapangan berinisial JT.
Direktur Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan, penyidik menemukan fakta hukum terkait pihak yang mendanai dan menggerakkan massa dalam aksi rusuh tersebut.
"Kami menemukan fakta hukum terkait dengan pihak-pihak yang melakukan pendanaan dan pergerakan massa. Beberapa perusuh mendapatkan pendanaan dari korlap atas nama saudara JT," kata Iman di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (12/9/2026).
Inisial JT memberikan imbalan kepada perusuh yang menjalankan perintahnya. Besaran imbalan yang diberikan Rp40 ribu untuk setiap orang.
Baca Juga: Imparsial: Pembinaan Bela Negara Pelajar yang Tertangkap Demo 27 Agustus Bukti Alergi Kritik
"Nominal per orang Rp40 ribu," ujar Iman.
Penyidik kemudian menelusuri pihak-pihak yang berada di balik JT. Dari hasil pendalaman, JT disebut mendapat perintah dari seseorang berinisial PKL untuk menjadi koordinator perusuh.
PKL selanjutnya disebut mendapat perintah dari seseorang berinisial KHT alias HY. Polisi pun melakukan pendalaman lebih lanjut dan menemukan sosok berinisial SO, yang diduga berada di balik rantai perintah tersebut.
"Dari JT kemudian diorder oleh atas nama PKL, diorder atas nama KHT alias HY dan diorder atas nama SO," ujar Iman.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari penyidikan Polda Metro Jaya untuk mengungkap pihak yang terlibat pendanaan dan pergerakan massa dalam kerusuhan demo 27 Agustus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








