Ketua Komisi III DPR Dorong Polda Metro Jaya Telusuri Peredaran Bebas Tramadol di Tengah Masyarakat

AKURAT.CO Polda Metro Jaya diminta segera menindaklanjuti informasi yang beredar terkait dugaan penjualan secara bebas obat keras tramadol di Kawasan Tanah Abang.
Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat. Salah satunya berupa rekaman video yang memperlihatkan dugaan aktivitas penjualan tramadol di pinggir jalan.
Menurutnya, informasi dari masyarakat tidak boleh diabaikan dan perlu segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
"Kami menerima informasi yang beredar di media sosial melalui badan perwakilan netizen, sebuah video yang menampilkan dugaan aktivitas penjualan obat tramadol secara bebas di pinggir jalan di Tanah Abang, Jakarta Pusat," kata Habiburokhman, melalui keterangan di akun Instagram @habiburokhmanjkttimur, Senin (16/3/2026).
Ia menekankan bahwa setiap informasi dari masyarakat harus ditelusuri, terutama jika berkaitan dengan peredaran obat keras. Pasalnya, informasi sekecil apa pun dari masyarakat tidak boleh diabaikan.
Baca Juga: Habiburokhman Ingatkan Adian: Jangan Cari Panggung, APBN Disetujui Bersama
"Jika informasi tersebut benar, tentu hal ini sangat memprihatinkan," kata Habiburokhman.
Dalam hal ini, tramadol merupakan obat keras yang penggunaannya harus di bawah pengawasan tenaga medis. Karena itu, Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
"Kami minta kepada Polda Metro Jaya untuk segera melakukan pengecekan dan turun langsung ke lokasi guna menelusuri kebenaran informasi tersebut," ujarnya.
Habiburokhman juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan jajaran Polda Metro Jaya terkait hal ini.
Jika hasil pemeriksaan di lapangan menemukan adanya penjualan obat keras secara ilegal, maka aparat harus menindak tegas para pelaku. Penertiban peredaran obat keras ilegal penting untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan.
Baca Juga: Habiburokhman Sebut Kejanggalan dalam Kasus Hukuman Mati ABK Fandi Ramadhan
"Apabila dari hasil pemeriksaan di lapangan terbukti terdapat penjualan obat keras secara ilegal, maka harus dilakukan tindakan hukum yang tegas, baik pelaku di lapangan maupun orang-orang yang menyuruh melakukan," jelas Habiburokhman.
"Penertiban terhadap obat keras secara ilegal sangat penting untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan obat-obatan," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







