Terus Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Kali Ini KPK Periksa 11 Saksi

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi (TPK) terkait pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi dijadwalkan berlangsung hari ini (Kamis, 17/9/2026), di Kantor Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung.
"Untuk hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.," katanya.
Sebanyak 11 orang dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Mereka atas nama Ginanjar Maulana Sukimin, Arya Jodipati, dan Yudan Agung Nugraha yang berstatus sebagai wiraswasta.
Kemudian Avitia Nurmatari dan Nurul Hidayah Fachriani selaku karyawan swasta, serta Andri Rachmat Nugraha yang berstatus swasta.
Baca Juga: KPK Periksa Mantan Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Korupsi Iklan Bank BJB
KPK juga memanggil Ginanjar Perdana Putra dan Ridwansyah Yusuf Achmad yang merupakan wiraswasta, serta Hardiawan Suhana selaku karyawan swasta.
Dua saksi lainnya yakni Cecep Dhermawan dan Ikhwan Romdoni yang berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan untuk mendalami korupsi dalam pengadaan iklan di Bank BJB.
Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka dan menduga pengadaan iklan Bank BJB tahun anggaran 2021-2023 menimbulkan kerugian negara Rp223,6 miliar.
Penyidik juga masih mendalami dugaan penggunaan dana nonbudgeter yang berasal dari selisih anggaran pengadaan iklan, termasuk aliran dan peruntukan dana tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








