KPK Dalami Setoran Berjenjang dari Kantor Pertanahan hingga Pejabat Kementerian ATR/BPN

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya setoran berjenjang dari Kantor Pertanahan (Kantah) ke Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga mengarah kepada pejabat di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dugaan tersebut mencuat dalam pengembangan penyidikan perkara suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) dan dugaan penerimaan lain terkait layanan pertanahan.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, mengatakan, dugaan alur setoran tersebut masih didalami penyidik.
"Ini masih didalam oleh tim penyidik," katanya, Senin (28/9/2026).
Taufik belum membeberkan lebih jauh mengenai pola pengumpulan maupun alur uang tersebut. Menurutnya, KPK akan menyampaikan perkembangan apabila informasi yang diperoleh penyidik sudah dapat dibuka kepada publik.
Baca Juga: KPK Dalami Peran Dua Dirjen ATR/BPN dalam Kasus Korupsi HGB Summarecon
"Nanti kami update apabila memang sudah bisa disampaikan ke publik," ujarnya.
Dugaan setoran berjenjang tersebut sebelumnya mengemuka setelah penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Dari lokasi itu, penyidik mengamankan uang tunai dalam mata uang rupiah maupun valuta asing (valas), serta sejumlah perhiasan yang diduga emas.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya dugaan pengumpulan uang dari sejumlah BPN di Jawa Timur.
"Benar, ada dugaan pengumpulan uang dari BPN-BPN di wilayah Jatim. Penyidik masih akan melakukan pendalaman," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







