Uniknya Game Angry Pumpkins Dari Kecerdasan Buatan ‘ChatGPT’, Kok Bisa?

AKURAT.CO Penggunaan kecerdasan buatan (AI) telah meroket dalam beberapa bulan terakhir. Teknologi ini mengalami kemajuan signifikan dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan asisten virtual yang semakin pintar hingga kemampuannya dalam memecahkan masalah yang rumit.
Salah satu platform pesan dengan kecerdasan buatan yang terkenal adalah ChatGPT. Platform ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi terkemuka, OpenAI yang berbasis di Amerika Serikat.
Baca Juga: 6 Kekurangan Chat GPT Sebagai Kecerdasan Buatan Yang Perlu Diketahui
Kecerdasan buatan ChatGPT terbukti setelah terciptanya sebuah game bernama Angry Pumpkins yang dibuat oleh Javi Lopez.
“Saya baru saja membuat kode Angry Pumpkins menggunakan GPT-4 untuk semua pengkodean dan Midjourney atau Dalle untuk grafisnya,” tulis @javilopen yang dikutip pada Selasa (7/11/2023).
Sebelumnya, Javi Lopez tidak pernah membayangkan bahwa dia dapat menciptakan sebuah game dengan hanya menggunakan kecerdasan buatan saja.
Lalu, bagaimana cara Javi Lopez menciptakan sebuah game melalui ChatGPT?
Javi Lopez mengungkapkan bahwa dia menciptakan game Angry Pumpkins dengan memanfaatkan ChatGPT untuk menghasilkan 600 baris kode. Kemudian, Javi mengubah kode tersebut dengan menambahkan berbagai detail penting seperti efek partikel dan objek.
“Triknya adalah meminta sesuatu dari GPT-4 secara berulang-ulang. Sebenarnya, sangat mirip dengan cara seseorang memrogramnya. Dimulai dengan dasar fungsional sederhana dan mengulang, memerluas dan meningkatkan kode dari sana,” lanjutnya.
Di sisi lain, Javi Lopez membuat objek gambar latar belakang dan karakter game menggunakan teknologi Midjourney. Untuk layar intro, dia mengandalkan DALL-E3 yang diketahui mendukung Bing Image Creator.
Baca Juga: Tuduh ChatGPT Melanggar Hak Cipta, Penulis Terkenal Gugat OpenAI
Fakta unik lainnya, Javi Lopez mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar 10-12 jam saja untuk menciptakan game Angry Pumpkins. Hal ini membuktikan bahwa dengan bantuan kecerdasan buatan seperti ChatGPT mampu mengembangkan sesuatu tanpa biaya mahal dan waktu.
Lebih lanjut, setiap pemain dapat membuat levelnya masing-masing dengan menggunakan instruksi yang tertulis di bagian bawah layar game.
Dengan begitu, game Angry Pumpkins menjadi contoh nyata bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk menciptakan inovasi seseorang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








