Mulai 2024, Pengiklan Wajib Ungkap Penggunaan Deepfake Dalam Iklan Politik Di Facebook Dan Instagram

AKURAT.CO - Meta mewajibkan pengiklan politik untuk mengungkapkan penggunaan deepfake dalam iklan di Facebook dan Instagram, mulai bulan Januari.
Dikutip Akurat.co dari Bbc.com, Kamis (9/11/2023), iklan terkait politik harus menyebutkan perubahan digital pada gambar atau video. Kebijakan ini akan dimoderatori oleh pemeriksa fakta manusia dan AI.
Perubahan seperti merubah ucapan atau menggambarkan orang nyata harus diumumkan kepada pengguna. Meskipun Meta akan menambahkan informasi perubahan pada iklan.
Baca Juga: Threads Dianggap Mirip Twitter, Elon Musk Bakal Gugat Meta: Persaingan Boleh, Curang Tidak
Pengiklan perlu mengungkapkan perubahan digital pada iklan politik, terlepas apakah dilakukan manusia atau AI. Pemotongan atau koreksi warna, tidak perlu diungkapkan kecuali bersifat konsekuensial.
Threads, platform Meta lainnya juga mengikuti kebijakan ini. Pengiklan yang tidak mematuhi dapat ditolak, dan pelanggaran berulang dapat berakibat pada hukuman.
Google telah mengadopsi kebijakan serupa, sementara TikTok tidak mengizinkan iklan politik. Dengan pemilihan umum dijadwalkan pada 2024, Meta dan Google bertindak untuk mengatasi kekhawatiran terkait deepfake dalam iklan politik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








