ByteDance Dikabarkan Bakal Jual Pengembang Mobile Legends, Kok Bisa?

AKURAT.CO - ByteDance Technologi Co, perusahaan yang didirikan oleh Zhang Yiming pada tahun 2012 lalu, dikenal lewat salah satu produknya yang paling populer di dunia dan Indonesia, TikTok.
Belakangan ini, pemilik ByteDance dikabarkan sedang mendiskusikan terkait penjualan unit permainannya, yaitu Moonton Technology. Hal ini terjadi setelah dua tahun perusahaan ini mengakuisisi studio yang berbasis di Shanghai dengan kesepakatan bernilai $4 miliar.
Moonton Technology telah mengembangkan game seluler terkenal bernama Mobile Legends: Bang Bang sejak tahun 2016. Potensi yang dimiliki teknologi ini dipandang sebagai komitmen besar ByteDance untuk menjadikan pemain utama dalam video game global senilai $187 miliar.
Meski begitu, ByteDance disebut telah melakukan pertemuan dengan berbagai perusahaan dunia untuk membahas penjualan Moonton. Setidaknya terdapat salah satu perusahaan yang berbasis di Arab Saudi.
Pembicaraan antara ByteDance dengan perusahaan pembeli masih dalam tahap awal dan belum ada kesepakatan final.
Baca Juga: ByteDance Siap Investasi Besar-besaran untuk Industri Teknologi Pendidikan
Alasan ByteDance Menjual Moonton
Rencana Moonton dijual mulai muncul ketika ByteDance memilih untuk fokus sumber daya pada bisnis intinya. Terjunnya perusahaan ini ke dalam video game nyatanya terbukti sulit dilaksanakan dengan baik.
Selain itu, kinerja Moonton yang dianggap biasa-biasa saja sejak diakuisisi adalah salah satu alasan ByteDance memilih untuk menjualnya.
Akuisisi ByteDance atas Moonton juga disebabkan oleh tindakan keras pemerintah Tiongkok selama berbulan-bulan terhadap sektor game. Sehingga sektor tersebut mulai menyusut untuk pertama kalinya pada tahun lalu.
Di sisi lain, ByteDance pernah membubarkan unit pengembangan game101 Studio yang berbasis di Shanghai pada tahun lalu. Kemudian, perusahaan ini akan merombak unik Virtual Reality (VR) Pico untuk fokus pada hardware, cutting software dan games-related jobs.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







