Akurat Logo

Fokus Kembangkan Aplikasi CapCut dan AI, CEO Douyin Resmi Mengundurkan Diri

Petrus C. Vianney | 9 Februari 2024, 14:56 WIB
Fokus Kembangkan Aplikasi CapCut dan AI, CEO Douyin Resmi Mengundurkan Diri

AKURAT.CO - CEO Douyin Kelly Zhang telah mengumumkan pengunduran dirinya dari posisinya sebagai kepala TikTok versi Tiongkok, untuk fokus pada pengembangan aplikasi pengeditan video ByteDance CapCut dan kecerdasan buatan.

Zhang, yang bergabung dengan ByteDance pada tahun 2014, akan memusatkan perhatiannya pada aplikasi CapCut, yang merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengeksplorasi AI dalam industri konten. Langkah ini diumumkan oleh CEO ByteDance Liang Rubo pada hari Rabu.

Dikutip dari Scmp.com, Kamis (08/02/2024), Liang menyatakan bahwa AI diharapkan mengubah lanskap pembuatan konten, dan perusahaan berencana untuk aktif mengeksplorasi potensi ini.

ByteDance mengonfirmasi pengunduran diri Zhang dari peran CEO Douyin, sementara peran tersebut tidak akan segera diisi ulang. Zhang, yang bergabung dengan ByteDance pada tahun 2014, telah memainkan peran penting dalam perusahaan, dipromosikan menjadi kepala bisnis perusahaan Tiongkok pada Maret 2020.

Baca Juga: Lisensi Terhenti, TikTok Hilangkan Lagu-lagu Taylor Swift, The Weeknd dan Olivia Rodrigo

Pengunduran diri Zhang terjadi di tengah upaya ByteDance untuk mengeksplorasi AI generatif, yang telah menarik perhatian global setelah peluncuran bot percakapan ChatGPT oleh OpenAI pada akhir tahun 2022.

ByteDance juga telah memperkenalkan beberapa inisiatif AI baru, termasuk chatbot Doubao dan Cici AI, serta platform Coze yang mirip dengan GPT OpenAI.

Setelah kepergian Zhang, kepala bisnis Douyin Han Shangyou dan eksekutif Zhang Chao akan melapor kepada Zhang Lidong, ketua bisnis daratan ByteDance. Ini adalah langkah terbaru dalam strategi perusahaan untuk terus memimpin dalam inovasi teknologi konten.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.