Ini Alasan META Tutup Sementara Media Sosial Threads di Turki Pada Akhir Bulan Ini

AKURAT.CO Platform Meta (META.O) mengatakan pada hari ini Senin (15/4/2024) bahwa pihaknya akan menutup sementara platform media sosial Threads di Turki mulai 29 April.
Penutupan Threads dilakukan untuk mematuhi perintah sementara dari otoritas persaingan Turki.
"Tidak akan ada dampak terhadap platform dan layanan media sosial Meta lainnya termasuk Facebook, Instagram dan WhatsApp di Turki," kata META dalam sebuah posting blog.
Baca Juga: Eropa Bergabung dengan Amerika Serikat, Desak Israel Menahan Diri Terhadap Serangan Iran
Sebelumnya, otoritas persaingan usaha di negara tersebut memberlakukan tindakan sementara terhadap induk Facebook, META.
Hal tersebut dimaksudkan untuk menghalangi pembagian data antara platform Instagram dan Threads saat mereka menyelidiki kemungkinan penyalahgunaan posisi pasar dominan perusahaan tersebut.
Pada bulan Desember, pihak berwenang meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran undang-undang persaingan usaha dengan menghubungkan platform media sosial Instagram dan Threads.
Baca Juga: Terbaru Bayer Leverkusen, Berikut Daftar Juara Bundesliga Sejak 60 Tahun Terakhir
Pihak berwenang mengatakan tindakan sementara akan tetap berlaku sampai keputusan akhir dibuat.
"Karena data yang diperoleh dan digabungkan melalui kedua aplikasi ini dapat melanggar undang-undang persaingan usaha dan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki di pasar," kayanya.
Secara terpisah, otoritas Turki mendenda META hingga USD148.000 setiap hari sebagai bagian dari penyelidikan terpisah atas pesan pemberitahuan yang dikirimkan perusahaan kepada pengguna tentang berbagi data.
Baca Juga: Iran: Tidak Ada Kesepakatan dengan Negara Manapun Sebelum Serangan Balasan ke Israel
Pemberitahuan tentang pembagian data antara layanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp perusahaan tidak memberikan informasi yang memadai dan tidak cukup transparan, katanya.
Pemberitahuan tersebut juga dirancang untuk memandu pengguna menyetujui pembagian data, yang dianggap tidak cukup untuk mengatasi masalah anti-persaingan, tambahnya.
Baca Juga: Kisah Korban Insiden Kereta Gantung di Turki, Terjebak Hampir Sepanjang Malam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk







