Apple Peringatkan Pengguna iPhone tentang Serangan Spyware

AKURAT.CO Apple telah mengeluarkan peringatan kepada penggunanya di 92 negara terkait potensi serangan spyware yang bisa mengintai iPhone mereka.
Meskipun tidak menyebutkan identitas oknum atau negara yang diduga sebagai dalang serangan tersebut, Apple menegaskan bahwa pengguna mungkin menjadi sasaran serangan yang diselenggarakan oleh pihak tentara bayaran dari jarak jauh.
Peringatan tersebut menggarisbawahi bahwa serangan tersebut mungkin ditujukan secara spesifik kepada pengguna berdasarkan identitas atau aktivitas mereka.
Dikutip dari Techcrunch.com, Senin (15/4/2024), Apple mengungkapkan kepercayaan tinggi terhadap peringatan ini, meskipun tidak bisa memberikan kepastian mutlak dalam mendeteksi serangan semacam itu.
Sejak tahun 2021, iPhone telah mengirimkan pemberitahuan serupa di lebih dari 150 negara. Apple juga mengingatkan sejumlah jurnalis dan politisi di India pada Oktober tahun lalu.
Baca Juga: Apa Itu Pegasus Spyware? Alat Sadap Buatan Israel Yang Masuk Indonesia
Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya upaya yang disponsori negara untuk mempengaruhi hasil pemilu tertentu. Namun, Apple tidak memberikan detail tentang waktu serangan tersebut.
Perusahaan menjelaskan bahwa serangan spyware tentara bayaran seperti yang menggunakan Pegasus dari NSO Group merupakan kejadian yang jarang terjadi dan lebih canggih dibandingkan dengan aktivitas penjahat dunia maya biasa atau malware konsumen.
Apple menegaskan bahwa mereka hanya mengandalkan informasi dan investigasi intelijen ancaman internal untuk mendeteksi serangan semacam itu.
Meskipun tidak bisa memberikan kepastian mutlak, pemberitahuan ancaman Apple disampaikan dengan keyakinan tinggi bahwa pengguna secara individu telah menjadi target serangan spyware tentara bayaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








