Ketahui Skandal Backdating Saham yang Mengguncang Apple dan Steve Jobs

AKURAT.CO Pada 28 Desember 2006, saat banyak orang menikmati liburan, Apple terseret dalam kontroversi backdating opsi saham. Skandal ini terkait pemberian opsi saham yang meragukan kepada CEO Steve Jobs.
Backdating opsi saham adalah praktik mencatat tanggal pemberian saham seolah-olah diberikan lebih awal dari kenyataannya. Tujuannya agar eksekutif bisa membeli saham dengan harga lebih rendah dan mendapatkan keuntungan saat harga pasar naik.
Praktik ini legal jika diungkapkan dengan benar, tetapi menjadi pelanggaran hukum jika disembunyikan dari investor. Menurut Forbes, Jobs menerima 7,5 juta saham yang disetujui dalam rapat dewan Apple pada 29 Agustus 2001.
Pada saat itu, harga saham Apple adalah 17,83 dolar, tetapi persetujuan final baru tercapai pada Desember 2001 saat harga naik menjadi 21,01 dolar. Hal ini membuat Jobs memperoleh keuntungan di atas kertas sekitar 20 juta dolar.
Meski skandal ini menimbulkan perhatian, posisi Jobs sebagai CEO tidak pernah terancam. Namun, insiden ini sempat menurunkan citra Apple sebagai perusahaan 'bersih' dan Jobs sebagai pemimpin yang rendah hati.
Pada April 2007, SEC memutuskan untuk tidak menuntut Apple karena perusahaan segera mengadakan penyelidikan internal. Mantan CFO Fred Anderson mengundurkan diri dari dewan direksi, sementara mantan penasihat umum Nancy Heinen membayar denda 2,2 juta dolar tanpa mengakui tanggung jawab.
Dikutip dari Cult of Mac, Senin (29/12/2025), Apple juga membayar ganti rugi sebesar 14 juta dolar terkait skandal ini. Meskipun demikian, perusahaan tetap melanjutkan operasionalnya tanpa gangguan serius.
Harga saham Apple sempat turun 9 persen saat berita skandal muncul. Namun, penurunan ini hanya bersifat sementara karena produk baru, iPhone, akan diperkenalkan kurang dari dua minggu kemudian.
Debut iPhone di Macworld Expo di San Francisco menjadi katalis utama bagi kebangkitan harga saham Apple. Peluncuran ini berhasil mengembalikan kepercayaan investor dan memperkuat posisi Apple di pasar teknologi global.
Skandal backdating saham menjadi momen penting dalam sejarah Apple. Meski sempat menimbulkan gejolak, strategi peluncuran produk inovatif Jobs memastikan perusahaan tetap berada di jalur pertumbuhan yang kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







