Waspada, Pencurian Data Intai Pengguna 'Kalkulator Kematian AI'

AKURAT.CO Sebuah tim peneliti telah mengeluarkan peringatan mendesak kepada siapa pun yang tertarik menggunakan 'kalkulator kematian AI' yang sangat canggih. Ini terkait dengan kekhawatiran terhadap penipuan dan pencurian data yang mungkin terjadi.
Pada bulan Desember, peneliti Denmark meluncurkan chatbot AI Life2vec yang menjanjikan kemampuan untuk memprediksi umur dan kekayaan seseorang dengan akurasi tinggi. Namun, sekarang, beberapa aplikasi palsu muncul di internet yang meniru chatbot asli tanpa izin.
Tim peneliti memperingatkan bahwa situs web palsu ini tidak memiliki kaitan dengan mereka atau pekerjaan mereka. Mereka menekankan agar masyarakat berhati-hati dalam menggunakan layanan semacam itu.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Aplikasi Kalkulator Zakat di Android
Dikutip dari Metro.co.uk, Minggu (28/4/2024), chatbot asli tidak tersedia secara online karena berisi data sensitif yang disimpan di Statistik Denmark. Oleh karena itu, akses ke bot tersebut hanya dapat dilakukan melalui saluran resmi.
Selain mencuri data pribadi, situs web palsu ini juga dapat menjadi sarana untuk menyebarkan malware yang berbahaya.
Life2vec sendiri dikembangkan oleh para ilmuwan dari Denmark dan Amerika dengan menggunakan data kesehatan dan demografi dari jutaan orang. Meskipun memiliki tingkat akurasi yang tinggi, peneliti menekankan bahwa itu bukanlah ramalan pasti dan hanya menggunakan informasi yang tersedia saat ini.
Mereka juga menjelaskan bahwa AI dapat memberikan gambaran tentang berbagai aspek kesehatan dan kehidupan seseorang, termasuk risiko penyakit dan potensi keuangan di masa mendatang.
Sementara AI dapat memberikan wawasan yang berharga, penting untuk memahami bahwa prediksi yang diberikan tidak mutlak dan harus diinterpretasikan dengan hati-hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







