Inilah Alasan Keilmuan Data Science Sangat Penting di Era Digital

AKURAT.CO Nabil Muhsin Badjri, Ketua Komunitas Data Science, menyoroti pentingnya keilmuan data science dalam era digital saat ini. Ia menekankan bahwa dalam lingkungan digital yang semakin berkembang, setiap perangkat, mulai dari smartphone hingga perangkat digital lainnya, menghasilkan jumlah data yang besar.
"Kita berangkat dari era digital yang di mana sekarang device, smartphone dan sebagainya itu beberapa hal yang berkaitan dengan digital, menghasilkan sebuah data di device smartphone dan sebagainya," ujarnya saat dihubungi Akurat.co, Kamis (9/5/2024).
Dalam konteks bisnis, pemahaman terhadap data sangat penting untuk memahami perilaku pelanggan. Ia menjelaskan bahwa dengan menggunakan data yang dihasilkan oleh interaksi pelanggan dengan perangkat digital, perusahaan akan mendapatkan preferensi dan kebiasaan pelanggannya.
"Data science itu penting untuk kita menggali informasi, wawasan dan pemahaman dari data yang dihasilkan oleh perilaku pelanggan atau interaksi digital lainnya sehingga kita bisa mengambil sebuah keputusan yang lebih baik," tambah Nabil.
Pentingnya data science tidak hanya terbatas pada perusahaan tertentu, tetapi dapat diterapkan di berbagai industri. Konteksnya bergantung pada jenis perusahaan dan perilaku pelanggan yang terkait dengan data yang dihasilkan di platform perusahaan tersebut.
Dengan demikian, penggunaan data science bukan hanya tentang mengumpulkan data, tetapi juga tentang kemampuan untuk menganalisis dan menginterpretasi data tersebut untuk mendapatkan wawasan yang berharga.
Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital, pemahaman tentang data science menjadi kunci untuk mengambil keputusan yang tepat dan berkembang dalam bisnis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







